Kalla Institute
Seminar hingga Pentas Seni Pancasila, Cara Kalla Institute Tanamkan Nilai Kebangsaan
Kalla Institute menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Ringkasan Berita:
- Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.
- Kegiatan meliputi seminar, lomba poster, dan pentas seni.
- Seminar menghadirkan Bupati Maros Chaidir Syam dan Rektor Kalla Institute Syamril sebagai narasumber.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.
Itu sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Kegiatan digagas Mahasiswa Kalla Institute Angkatan 7 di Auditorium Kalla Institute, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis-Jumat (5-6/2/2026).
Rangkaian kegiatan meliputi Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan, Pancasila Poster Competition, serta Pentas Seni.
Puncak acara ditandai pelaksanaan seminar, pengumuman pemenang lomba poster, dan pertunjukan seni mahasiswa.
Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan 2026 mengusung tema 'Lead with Integrity: Kepemimpinan Berbasis Pancasila, Merawat Harapan dan Kepercayaan Masyarakat'.
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan kepemimpinan dapat hadir pada setiap individu, selama mampu menjaga amanah dan integritas.
Baca juga: Kalla Institute Sukses Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Pameran Pendidikan LLDikti IX
"Kepemimpinan bisa hadir dalam diri semua orang. Syarat utamanya adalah mampu menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan baik," kata Chaidir dalam ketarangannya ke Tribun-Timur.com, Selasa (10/2/2026).
Rektor Kalla Institute, Syamril mengatakan kepemimpinan yang berkualitas dibangun melalui delapan komponen utama.
"Kerja sama, motivasi, kompetensi, kemampuan, kepedulian, komunikasi, kekuatan, dan dukungan adalah komponen penting dalam leadership. Jika ini dimiliki, seseorang dapat menjadi pemimpin yang berkualitas," jelasnya.
Selain seminar, Kalla Institute juga menggelar Pancasila Poster Competition 2026 dengan tema 'Gema Aksara, Jiwa Pancasila', diikuti 17 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Makassar.
Kompetisi dimenangkan Nabilah Qanitah dari SMAN 5 Makassar sebagai Juara 1.
Ketua Panitia, Cahyo Nur Yuda mengatakan kegiatan menjadi wadah implementasi nilai Pancasila sekaligus ruang berkarya bagi generasi muda.
"Kami ingin nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui karya dan pertunjukan yang edukatif serta menarik," katanya.(*)
| Kalla Institute Ajari IRT Kassi-Kassi Makassar Bikin Tas Belanja dari Limbah Kain |
|
|---|
| Kalla Institute Siapkan Generasi Unggul di Era AI |
|
|---|
| Kalla Institute Bagi Tips Jitu Raih Beasiswa dan Sukses Karier, Apa Saja? |
|
|---|
| PKKMB Kalla Institute 2025 Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Kreatif |
|
|---|
| Kalla Institute Kupas Tuntas Cara Pebisnis Adaptasi Terhadap Tantangan Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260210-seminar-kebangsaan-Kalla-Institute.jpg)