Profil Prof Samsu Arif, Guru Besar Unhas Kembangkan GeoAI untuk Masa Depan Indonesia
Dosen Universitas Hasanuddin Makassar dikukuhkan sebagai profesor pada fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Samsu Arif, resmi menyandang gelar profesor.
Dosen Universitas Hasanuddin Makassar dikukuhkan sebagai profesor pada fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Samsu Arif dikukuhkan bersama tiga guru besar Unhas lainnya.
Agenda berlangsung di ruang sidang senat Universitas Hasanuddin, Senin (11/5/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat.
Para tamu undangan, civitas akademika, hingga keluarga memenuhi ruangan dengan balutan pakaian formal dan toga kebesaran.
Prof Samsu Arif menyampaikan pidato berjudul "Dari Filsafat Ruang ke Geo-AI: Evaluasi Pemikiran Spasial dalam pembangunan Berkelanjutan".
Prof Syamsu menekankan bagaimana perkembangan pemodelan geospasial telah bergerak jauh dari sekadar filsafat ruang menuju integrasi dengan kecerdasan buatan atau GeoAI.
“Iya, orasi ilmiah saya hari ini lebih menekankan bagaimana perkembangan pemodelan geospasial dari yang awalnya itu hanyalah merupakan filsafat ruang, ini sekarang berkembang ke arah GeoAI,” ujarnya.
Ia menjelaskan, integrasi geospasial dengan AI akan membuat pengelolaan ruang dan lahan menjadi lebih cerdas di masa depan.
Menurut Prof Syamsu, perubahan besar juga terjadi dalam cara pengambil kebijakan mengakses informasi spasial.
Ia menggambarkan, para pemimpin daerah nantinya tidak lagi harus memahami aplikasi rumit untuk membaca kondisi wilayahnya.
“Kadang-kadang itu para pengambil kebijakan sulit membuka aplikasi-aplikasi yang rumit. Dia lebih baik menanyakan langsung ke AI,” ucapnya.
Ia mencontohkan berbagai pertanyaan strategis yang bisa dijawab sistem GeoAI, mulai dari prediksi hasil panen, kebutuhan benih dan pupuk, hingga potensi gagal panen akibat perubahan iklim.
“‘Apa sih yang terjadi di wilayah kami ini?’ ‘Bagaimana panen ini, gagal atau sukses?’ ‘Berapa kebutuhan benih yang perlu disediakan?’ Itu semua dilakukan hanya melalui bertanya dengan chatbot menggunakan AI,” jelasnya.
| DKPP RI Gandeng UMI dan Unhas Perkuat Etika Penyelenggara Pemilu dan Demokrasi |
|
|---|
| Sulsel 10 Besar Daerah PHK di Indonesia, Ekonom Unhas Ungkap Akar Masalahnya |
|
|---|
| Prodia Bekali Peneliti Pahami Analisis Varian Genetik di Dry Workshop |
|
|---|
| Pengamat Sebut Aspirasi DPD II Harus Diperhatikan DPP di Musda Golkar Sulsel |
|
|---|
| AGH. Marzuki Hasan dan Maccopa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PENGUKUHAN-PROFESOR-Prof-Dr-Samsu-Arif-MSi.jpg)