Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Universitas Negeri Makassar

UNM Peringkat 1 Proposal Terbanyak Lolos Pendanaan BIMA 2026 Kategori LPTK

Program BIMA merupakan skema hibah riset dan pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Kemdiktisaintek RI.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Istimewa/Humas UNM
PROPOSAL BIMA - Grafik jumlah penelitian dan pengabdian perguruan tinggi LPTK tahun 2026 menunjukkan Universitas Negeri Makassar sebagai peraih proposal terbanyak dengan 174 judul, disusul Universitas Negeri Semarang (159) dan Universitas Pendidikan Indonesia (131), sementara Universitas Negeri Jakarta berada di posisi terendah dengan 69 proposal. 

Ia menegaskan, dosen UNM terus didorong untuk aktif menghasilkan penelitian yang berdampak nyata.

“Kerja keras para dosen yang tidak berhenti menghasilkan inovasi sebagai bentuk kontribusi di dunia pendidikan,” lanjutnya.

Menurutnya, keberhasilan ini juga menunjukkan daya saing UNM di tingkat nasional sebagai LPTK.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kualitas penelitian di lingkungan kampus.

“Ini menjadi bukti bahwa UNM mampu bersaing dan terus meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian,” jelasnya.

Baca juga: Kenalkan Prof Kembong Daeng, Profesor UNM Penulis Buku Mata Pelajar Bahasa Makassar

UNM juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas proposal di masa mendatang.

“Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi dan inovasi agar lebih banyak lagi program yang berdampak bagi masyarakat,” tutupnya. 

Diketahui, data jumlah penelitian dan pengabdian perguruan tinggi LPTK tahun 2026 menunjukkan dominasi Universitas Negeri Makassar sebagai peraih pendanaan terbanyak.

Setelah UNM, posisi kedua ditempati oleh Universitas Negeri Semarang dengan capaian 159 proposal.

Di peringkat ketiga, Universitas Pendidikan Indonesia mengumpulkan 131 proposal yang berhasil didanai.

Sementara itu, Universitas Negeri Padang berada di posisi keempat dengan 127 proposal.

Selanjutnya, Universitas Negeri Surabaya mencatatkan 109 proposal.

Universitas Pendidikan Ganesha berada di posisi berikutnya dengan total 94 proposal.

Tidak jauh berbeda, Universitas Negeri Yogyakarta memperoleh 92 proposal yang lolos pendanaan.

Di posisi bawah, Universitas Negeri Gorontalo mencatatkan 76 proposal.

Kemudian, Universitas Negeri Medan meraih 72 proposal.

Adapun posisi terakhir ditempati oleh Universitas Negeri Jakarta dengan 69 proposal. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved