Unismuh Makassar Perluas Jejaring Global Lewat Riset di Malaysia
19 dosen Unismuh Makassar terlibat dalam kegiatan ini sebagai bagian dari program hibah penelitian kolaborasi internasional
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperkuat langkah internasionalisasi melalui kolaborasi riset bersama Politeknik Besut Terengganu, Malaysia pada 14–18 April 2026.
Sebanyak 19 dosen Unismuh Makassar terlibat dalam kegiatan ini sebagai bagian dari program hibah penelitian kolaborasi internasional yang mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah di tingkat global.
Ketua delegasi, Dr. Wildhan Burhanuddin menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring riset internasional.
“Kolaborasi ini bukan hanya pertukaran akademik, tetapi juga ruang integrasi keilmuan lintas negara yang diharapkan mampu menghasilkan publikasi bereputasi internasional serta memperkuat posisi Unismuh Makassar di tingkat global,” ujarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (15/4/2026), rombongan dosen Unismuh Makassar mendapat sambutan hangat dalam seremoni penerimaan resmi oleh Direktur Politeknik Besut Terengganu, Encik Udom a/l Ewon.
Ia mengapresiasi kunjungan tersebut dan menilai kerja sama ini membuka peluang besar dalam penguatan hubungan antar institusi.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai peluang memperkuat hubungan institusi serta membuka ruang pertukaran ilmu dan budaya antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian,” ungkapnya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi kolaborasi riset antar perwakilan program studi dari kedua institusi.
Salah satu kerja sama yang menjadi perhatian adalah kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Seni Rupa Unismuh Makassar dengan Program Studi Rekabentuk Penggayaan Batik Politeknik Besut Terengganu.
Tim dari Unismuh Makassar dipimpin oleh Irsan Kadir dengan anggota Meisar Ashari yang berkolaborasi dengan dosen Politeknik Besut Terengganu, Noorhati Binti Abdul Kadir dan Mohd. Ehfan Bin Ibrahim.
Kolaborasi ini mengangkat topik penelitian “Integrating Ecoprint Art into Sustainable Art Education: A Cross-Cultural Model Development Study between Indonesia and Malaysia.”
Dalam kesempatan tersebut, Irsan Kadir memperkenalkan produk seni berbasis ecoprint yang menggabungkan unsur seni, lingkungan, dan pendidikan berkelanjutan.
“Kami berharap praktik ecoprint dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan tinggi, tidak hanya sebatas pelatihan atau workshop,” jelasnya.
Kedua belah pihak sepakat melanjutkan kolaborasi penelitian secara berkelanjutan dengan target luaran berupa publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan kualitas riset dosen serta memperluas jejaring kolaborasi internasional Unismuh Makassar.
| SLIK Dilonggarkan, Pengamat: Dorong KPR dan Gerakkan Sektor Properti |
|
|---|
| IKA Unismuh Hadirkan Garin Nugroho, Mahasiswa Seni Rupa Diajak Membaca Zaman Kreatif |
|
|---|
| Garin Nugroho Dorong Mahasiswa Unismuh Kuasai Narasi Visual dan Medium Digital |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik di Makassar, Warga Mulai Tertekan Usai Lebaran |
|
|---|
| Unismuh Siapkan WFH Jumat-Sabtu, Rektor Bakal Evaluasi Efisiensi dan Efektivitas 3 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260418_DWN_Unismuh.jpg)