Kenalkan Prof Kembong Daeng, Profesor UNM Penulis Buku Mata Pelajar Bahasa Makassar
Idris Safa, menegaskan peluncuran ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi muatan lokal
Tayang:
Editor:
Ari Maryadi
Senada dengan itu, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Sultan, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa mata pelajaran bahasa daerah memiliki posisi yang tidak tergantikan.
Di tengah derasnya globalisasi, bahasa daerah justru menjadi benteng terakhir identitas dan kearifan lokal.
“Tidak ada yang bisa menggantikan mata pelajaran bahasa daerah di sekolah. Apa pun alasannya, ini harus dipertahankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurut Prof Sultan, peluncuran buku ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa revitalisasi bahasa daerah tidak bisa ditunda.
Ketika generasi muda mulai menjauh, maka pendidikanlah yang harus hadir sebagai ruang penyelamatan.
Baca Juga
| Galau Lihat Wisudawan UNM Rata-rata Cumlaude, Akbar Faisal: IPK Saya Dulu 2,2 |
|
|---|
| AjarMi UNM Latih Siswa SMAN 8 Makassar Kuasai Terjemahan Bahasa Inggris yang Tepat |
|
|---|
| Hanya era Rektor Prof Farida Patittingi Mahasiswa Berprestasi UNM Dapat Taplus Rp2 Juta |
|
|---|
| Karya Sastra Dan Perjuangan Hak-Hak Perempuan |
|
|---|
| Sosok Putra Sulsel Masuk Formatur PB IPSI 2026–2030 Dampingi Sugiono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260416-Kembong-Daeng.jpg)