Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI Makassar

Meriah, 200 Murid SMA Sederajat Ikut Try Out di UMI Makassar

Try out dihadirkan sebagai kesiapan murid mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026-2027. 

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Tribun-Timur.com/Rudi Salam
TRY OUT - Suasana pembukaan try out di Auditorium Aljibra, Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jl Urip Sumoharho, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (9/2/2026). Try out diikuti 29 SMA sederajat se-Sulsel. 

Ringkasan Berita:
  • UMI menggelar try out untuk 200 murid SMA/MA/SMK se-Sulsel.
  • Try out jadi bahan evaluasi dan penguatan pembelajaran di sekolah
  • Kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar pendidikan membahas transformasi pendidikan dan tantangan AI.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar try out bagi murid SMA, MA, dan SMK se-Sulawesi Selatan (Sulsel) di Auditorium Aljibra, Kampus UMI, Jl Urip Sumoharho, Kota Makassar, Senin (9/2/2026).

Try out dihadirkan sebagai kesiapan murid mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026-2027. 

Sekitar 200 murid beserta guru pendamping dari masing-masing sekolah hadir.

Wakil Rektor I UMI yang juga Ketua Panitia, Prof Dirgahayu Lantara mengatakan try out diikuti 29 SMA sederajat.

Keterbatasan daya tampung menjadi alasan tidak seluruh SMA di Sulsel dapat diundang. 

Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang agar menjangkau lebih banyak sekolah.

"Try out untuk memperoleh gambaran proses pendidikan yang berlangsung di tingkat SMA, MA, dan SMK. Dari hasil tersebut, kami akan memberikan masukan kepada sekolah terkait titik-titik yang perlu diperkuat dalam proses pembelajaran," jelas Dirgahayu.

Baca juga: UMI Harap Tribun Timur Terus Berikan Kontribusi Positif bagi Masyarakat

Kegiatan dirangkaikan seminar pendidikan yang melibatkan Dinas Pendidikan Sulsel serta Ketua Pembina Yayasan. 

Forum membahas polarisasi pendidikan dan tantangan transformasi pendidikan ke depan, termasuk dampak perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“AI bukanlah pola pikir, melainkan alat. Pola pikir tetap berada pada manusia yang menjalankan aktivitas pendidikan,” katanya.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib mengatakan UMI telah menyiapkan master plan pengembangan pendidikan jangka panjang. 

Menurutnya, UMI bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan nasib dan kehidupan melalui proses pendidikan. 

“Di UMI, bakat, minat, kreativitas dan karakter juga kami rawat dan kembangkan,” ujar Hambali.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar menambahkan UMI hingga kini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta dengan jumlah guru besar terbanyak. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved