Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UMI Makassar

UMI Gunakan Augmented Reality Edukasi Kesehatan Gigi di Maros

UMI latih kader Desa Tellumpoccoe, Maros, untuk edukasi kesehatan gigi. Gunakan teknologi augmented reality dukung Indonesia Bebas Karies 2030.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK UMI
PENGABDIAN UMI – Tim pengabdian UMI berfoto bersama usai melakukan pengabdian di Desa Tellumpoccoe, Maros, Kamis (30/10/2025). Kegiatan mendukung program Indonesia Bebas Karies 2030. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim pengabdian Universitas Muslim Indonesia (UMI) mendukung program Indonesia Bebas Karies 2030 melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2025.

Pengabdian ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

Ketua tim, drg. Fadil Abdillah Arifin, Ph.D., Sp.KG., menjelaskan, kegiatan bertujuan meningkatkan status kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa melalui peran kader desa dan pemanfaatan teknologi edukasi terkini.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi solusi atas rendahnya paparan edukasi kesehatan gigi dan mulut di lingkungan desa,” ujar Fadil, Kamis (30/10/2025).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi program kerja di Kantor Desa Tellumpoccoe, dilanjutkan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut oleh tim FKG UMI bersama mahasiswa Rahmat Hidayat dan Rahardi Ramlan.

Dosen Fakultas Ilmu Komputer UMI, A. Ulfah Tenripada Sahar, M.Kom., MTA., turut memperkenalkan media edukasi berbasis augmented reality.

Melalui QR code yang tersebar di desa, masyarakat dapat mengakses video dan poster edukasi kesehatan gigi lewat smartphone.

Sitti Nurana, S.ST., M.Keb., dari Program Studi Ilmu Kebidanan FKM UMI, memberikan pelatihan teknik penyuluhan dan manajemen kegiatan kepada kader desa agar informasi dapat tersampaikan dengan baik.

Kader desa juga dibekali media penyuluhan seperti proyektor portable, LCD, model gigi, dan poster kesehatan gigi.

Di akhir kegiatan, dilakukan praktik penyuluhan oleh kader sebagai bentuk evaluasi.

Kepala Desa Tellumpoccoe, H. Danial, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Ini pertama kalinya desa kami mendapat kegiatan khusus tentang kesehatan gigi dan mulut. Kami sangat bersyukur,” ujarnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved