Headline Tribun Timur
4 Jam Prof Farida Sisir Kampus Parangtambung, UNM Harus Bebas dari Kekerasan dan Kriminalitas
Prof Farida menegaskan, kampus UNM harus bebas dari kekerasan dan kriminalitas.
Ringkasan Berita:
- Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Farida Patittingi, meninjau kampus sektor Parangtambung pasca penyerangan orang tak dikenal di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
- Prof Farida menegaskan kampus harus bebas dari kekerasan serta meminta aparat segera mengusut tuntas kasus tersebut.
- Pada hari yang sama, Prof Farida memimpin rapat konsolidasi pertama di Menara Pinisi UNM bersama jajaran pimpinan universitas.
TRIBUN-TIMUR.COM - Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Farida Patittingi (58), meninjau kampus UNM sektor Parangtambung, Kamis (6/11).
Sebagai respons atas penyerangan orang tak dikenal di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sehari sebelumnya.
Bersama rombongan, Prof Farida menyisir kampus Parangtambung, Jl Mallengkeri, Tamalate, sekira 4 jam.
Prof Farida menegaskan, kampus UNM harus bebas dari kekerasan dan kriminalitas.
Ia meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku penyerangan.
Baca juga: Prof Farida Patittingi Bikin Sejarah Perempuan Pertama Pimpin UNM dalam 64 Tahun
Rombongan tiba di FMIPA sekira pukul 11.20 Wita.
Prof Farida didampingi empat wakil rektor (Prof Andi Aslinda, Prof Hartati, Prof Syahruddin Saleh, dan Dr Arifin Manggau), anggota senat, dan para dekan.
Di Parangtambung, Dekan FMIPA UNM Prof Suwardi Annas memperlihatkan fasilitas kampus yang rusak.
Mulai dari serpihan pecahan kaca, dinding bekas lemparan bom molotov, hingga lima sepeda motor milik mahasiswa yang terbakar.
Usai meninjau FMIPA, Prof Farida melanjutkan kunjungan ke Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), serta Fakultas Seni dan Desain (FSD).
Di Fakultas Teknik, Prof Farida memberikan pengarahan kepada pimpinan kampus agar memperkuat sinergi menyelesaikan konflik yang kerap terjadi di UNM.
“Kami segera mengambil langkah-langkah mengidentifikasi kejadian dan menemukan pelakunya. Kampus harus bebas dari segala tindakan kekerasan,” tegas Prof Farida.
Ia menegaskan, kampus tempat orang terdidik, sehingga wajib menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.
Prof Farida juga menindaklanjuti pesan Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto (50), meminta pimpinan UNM menghadirkan lingkungan kampus yang kondusif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251107-Prof-Farida-Patittingi-mulai-berkantor-di-UNM.jpg)