Liputan Haji 2026
Wakil Menteri Haji Arab Saudi Apresiasi Transformasi Haji Indonesia
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menerima kunjungan Dr Fatah.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
Menurutnya, Arab Saudi berharap persiapan penyelenggaraan haji tahun depan dapat dilakukan lebih awal dan dikerjakan secara bersama-sama antara kedua negara.
"Mereka mendukung eksistensi Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dan meminta agar persiapan haji tahun depan dilakukan sejak sekarang dengan kerja sama yang lebih erat antara Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia dan Indonesia," katanya.
Terkait penghargaan yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada sejumlah negara penyelenggara haji, pihak Indonesia menilai penghargaan tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator keberhasilan penyelenggaraan haji.
Menurutnya, negara-negara yang menerima penghargaan umumnya memiliki jumlah jemaah yang jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia.
"Kalau dilihat, penerima penghargaan justru negara-negara dengan jumlah jemaah yang relatif kecil. Ini tentu tidak apple to apple jika dibandingkan dengan Indonesia, India, atau Pakistan yang memiliki jumlah jemaah sangat besar," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan, yang lebih penting adalah pengakuan dan apresiasi langsung dari Pemerintah Arab Saudi terhadap berbagai perbaikan signifikan yang telah dilakukan Indonesia dalam pengelolaan haji dan umrah.
"Yang jelas Pemerintah Arab Saudi sangat mengapresiasi berbagai perubahan signifikan yang dilakukan Indonesia dalam tata kelola haji dan umrah. Itu yang menjadi catatan penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah pada tahun-tahun mendatang," pungkasnya.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan penerima Labbaitom Award 2026 (atau Labaytum Award) untuk musim haji 1447 H.
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keunggulan layanan dan manajemen jemaah haji tingkat global.
Berikut daftar pemenang penghargaan haji berdasarkan kategori:
Kategori Berlian (Diamond): Malaysia, Ethiopia, dan Irak.
Kategori Emas (Gold): Djibouti, Komoro, dan Turki.
Kategori Perak (Silver): Maroko, Oman, dan Mesir.
Kategori Perunggu (Bronze): Aljazair, Tunisia, dan Singapura.
| Jemaah Haji Selesai Jalani Rawat Inap Diprioritaskan Pulang ke Indonesia |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Bone Simpan Kain Ihram untuk Kafan |
|
|---|
| Kisah Baso Tang, Imam Tunanetra dari Pulau Kambuno Sinjai yang Dimuliakan di Madinah |
|
|---|
| Wamenag: Layanan Haji 2026 Lebih Detail dan Manusiawi |
|
|---|
| Ayah dan Anak Jemaah Calon Haji Termuda dan Tertua Tana Toraja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menteri-haji-arab-kunjungi-daker-indonesia.jpg)