Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

PPIH Siapkan Jalur Khusus Murur, Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Tak Perlu Turun di Muzdalifah

Puji Raharjo, mengatakan kebijakan ini disiapkan untuk menjaga keselamatan dan kondisi fisik jemaah

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh Hasim Arfah
KONSOLIDASI JELANG ARMUZNA- Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, di Makkah, Jumat (16/5/2026). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai mematangkan skema murur sebagai solusi untuk melindungi jemaah lanjut usia, risiko tinggi, dan penyandang komorbid dari kepadatan di Muzdalifah. 

Menurut Puji, sebagian petugas tersebut merupakan personel berpengalaman yang telah beberapa kali bertugas dalam operasional haji.

“Ada petugas yang memang didedikasikan penuh untuk pelayanan di Mina agar jemaah bisa langsung terarah dan mendapatkan layanan dengan baik,” katanya.

PPIH juga tetap mempertahankan program safari wukuf bagi jemaah lansia dan disabilitas. Namun tahun ini jumlah pesertanya direncanakan lebih sedikit dibanding musim haji sebelumnya karena proses skrining kesehatan kini dilakukan lebih ketat sejak di Indonesia.

“Tahun ini diperkirakan sekitar 300 sampai 400 orang. Tahun lalu jumlahnya sekitar 525 jemaah,” ujar Puji.

Menjelang puncak ibadah haji, ia mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga stamina dan tidak terlalu memforsir tenaga sebelum wukuf di Arafah.

“Haji itu puncaknya di Arafah. Jangan sampai energi habis sebelum masuk fase utama ibadah,” pungkasnya.

(hasim arfah/mch 2026)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved