Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Anggarkan Rp6,8 Miliar, Kolaka Sewa 6 Pesawat Khusus Antar Jamaah Calon Haji ke Makassar

Jika menempuh jalur darat, jarak yang harus di tempuh oleh JCH Kolaka menuju Makassar sepanjang 815 km.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin, saat ditemui di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (16/5/2026) malam. Kolaka charter enam pesawat antar JCH ke Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Kolaka menganggarkan sekitar Rp6,8 miliar sewa enam penerbangan untuk memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Jika menempuh jalur darat, jarak yang harus di tempuh oleh JCH Kolaka menuju Makassar sepanjang 815 kilometer.

Perjalanan itu, membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 20 jam lamanya untuk dapat sampai ke Embarkasi Makassar.

Lalu, untuk jalur laut membutuhkan waktu 13 jam menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Sementara itu, jika menggunakan pesawat, para jamaah hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih satu jam saja.

Hal itu diungkap Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin, saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (16/5/2026) malam.

“Ya, saya bilang tadi bahwa kesyukuran Kabupaten Kolaka, kami selalu mensyukuri para calon jamaah Kabupaten Kolaka,” katanya kepada Tribun Timur.

Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Kolaka selalu memberikan dukungan kepada jamaah calon haji, termasuk melalui penyediaan transportasi udara khusus.

Hal itu dilakukan, guna menjaga kondisi fisik para jamaah yang didalamnya terdapat 60 persen jumlah lansia.

Diketahui, kategori lansia adalah jamaah yang memiliki umur 65 tahun ke atas.

“Tahun ini kita menyewa pesawat untuk memberangkatkan jamaah haji dari Kabupaten Kolaka ke Makassar,” ujarnya.

Pemkab Kolaka, kata politisi PAN itu, mencharter enam penerbangan khusus untuk mengangkut jamaah calon haji.

"Saya kira itu bentuk dukungan suport pemerintah itu,” ungkapnya.

Langkah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan JCH asal Kolaka.

“Kami tidak menambah living cost, tapi dengan mencharter pesawat, mohon maaf, tanpa kami membandingkan se Sulawesi Tenggara ini, atau mungkin Sulawesi ya, mungkin hanya satu-dua kabupaten yang mau mencharter pesawat untuk jemaah haji,” kata dia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved