Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Fakta Menarik JCH Papua 2026, Mayoritas Warga Bugis-Makassar

Sekitar 80 hingga 85 persen jamaah asal Papua merupakan masyarakat asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/RENALDI CAHYADI
JAMAAH KUMPUL - Jamaah calon haji (JCH) asal Papua Kloter 29 Embarkasi Makassar berkumpul di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/5/2026). Di Aula Arafah, akan dilakukan pembagian living cost dan pemeriksaan kesehatan jamaah. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 933 jamaah calon haji asal Papua diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar dan terbagi dalam tiga kloter, yakni Kloter 27, 29, dan 31.
  • Sekitar 80-85 persen jamaah haji Papua merupakan warga Bugis dan Makassar yang telah lama bermukim di Papua.
  • Kuota haji Papua Raya tahun 2026 turun dari 1.076 menjadi 933 jamaah akibat perubahan sistem.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 933 jamaah calon haji (JCH) asal Papua masuk di Embarkasi Makassar. Jamaah terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 27, 29, dan 31.

Menariknya, jamaah didominasi warga suku Bugis dan Makassar yang telah lama bermukim di Papua.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Papua, Musa Narwawan mengatakan sekitar 80 hingga 85 persen jamaah asal Papua merupakan masyarakat asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Khususnya orang Bugis dan Makassar. Terutama di Kota Jayapura dan sekitarnya," ujar Musa di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (10/5).

Sebagian kecil jamaah lainnya berasal dari Jawa dan Sulawesi Tenggara.

Musa mengatakan penyelenggaraan haji tahun 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya pelayanan dan penanganan haji dilaksanakan penuh Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk pemerintah.

"Tahun ini menjadi langkah awal dan kemenangan penuh bagi Kementerian Haji dan Umrah dalam melaksanakan pelayanan dan penanganan haji," katanya.

Baca juga: 15 Jamaah Kloter 29 Embarkasi Makassar Bawa Kursi Roda Sendiri ke Asrama Haji Sudiang

Tahun ini, Papua Raya mendapatkan kuota sebanyak 933 jamaah. Kuota terbagi untuk empat provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Jumlah tersebut turun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1.076 jamaah. "Ini terjadi karena adanya perubahan skema pembagian kuota,” kata Musa.

Sebelumnya pembagian kuota berdasarkan jumlah penduduk muslim di suatu daerah.

Namun setelah kewenangan haji beralih dan mengikuti aturan baru, pembagian kuota menggunakan sistem waiting list atau daftar tunggu.

"Dengan rumus baru itu, kuota Papua berkurang sekitar 100 lebih jamaah," ujar Musa.

Seluruh jamaah asal Papua tahun ini diberangkatkan melalui Embarkasi Hasanuddin Makassar dengan komposisi dua kloter penuh dan satu kloter gabungan.

Daftar tunggu haji di Papua hingga 31 Desember 2025 mencapai sekitar 26 ribu orang dengan masa tunggu rata-rata 26 tahun.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved