Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Sopir Bus Calon Haji di Asrama Sudiang Makassar Meninggal

Dia adalah Junaedi, sopir bus pengantar para jamaah ke penginapan setiba mereka di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, beberapa waktu lalu. Satu supi Bus Sholawat meninggal dunia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sopir bus sholawat Embarkasi Makassar meninggal dunia.

Dia adalah Junaedi, sopir bus pengantar para jamaah ke penginapan setiba mereka di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Junaedi diduga kelelahan usai mengantar JCH dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang ke kamar mereka. 

Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail, menyampaikan duka dan membenarkan hal tersebut. 

Ikbal mengungkapkan kesehatan Junaedi mulai menurun saat mengantar JCH dari Aula Arafah Asrama Haji ke penginapan.  

"Betul. Jadi kemarin ada petugas kami, driver bus Sholawat yang selama ini melayani dan membawa Jemaah dari Aula ke wisma-wisma (penginapan) kemarin drop kesehatannya," katanya kepada Tribun Timur, Senin (11/5/2026). 

Saat itu, kata Ikbal, Junaedi langsung dirujuk ke rumah sakit.  

"Beliau meninggal di rumah sakit dan sudah dikebumikan," ungkapnya.

Di saat bersamaan Ikbal juga mengaku jika satu JCH kelompok terbang (kloter) 15 Embarkasi Makassar asal Ternate, Maluku Utara atas nama Siti Tatou meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. 

Ikbal menyampaikan PPIH Embarkasi Makassar berduka cita atas meninggalnya supir Bus dan Siti Tatou. 

"Alhamdulillah, kemarin sudah dimakamkan di Pemakaman Baki, Madinah. Jadi sama yang kemarin, JCH asal Gowa yang meninggal juga di Madinah," jelasnya.  

Dengan demikian, kata Ikbal, sudah dua JCH yang meninggal dunia di Arab Saudi. 

Ikbal menambahkan satu JCH asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat juga meninggal dunia saat masih berada di Kota Makassar

"Jadi total jemaah yang meninggal di Embarkasi Makassar ada tiga orang. Dua meninggal di Arab Saudi dan satu saat masih berada di Makassar," kata dia.  (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved