Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

2 Kali Naik Pesawat, Jamaah Haji Marauke Tempuh Perjalanan Panjang ke Asrama Haji Sudiang

JCH dari Kabupaten Marauke sendiri tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar dengan total 95 jamaah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HAJI 2026 - Wakil Bupati Marauke, Fauzun Nihayah, saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/5/2026). Jamaah dari Ma9rauke tempuh perjalanan panjang ke Asrama Haji Sudiang. 

Ringkasan Berita:
  • JCH dari Kabupaten Marauke sendiri tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar dengan total 95 jamaah
  • Mereka baru saja tiba pagi tadi di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/5/2026)
  • Wakil Bupati Marauke, Fauzun Nihayah, mengatakan perjalanan jamaah cukup melelahkan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perjalanan panjang harus ditempuh jamaah calon haji (JCH) asal Marauke menuju Asrama Haji Sudiang Makassar. 

Para jamaah bahkan harus menjalani dua kali penerbangan dengan transit di Jayapura sebelum akhirnya tiba di Makassar.

JCH dari Kabupaten Marauke sendiri tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar dengan total 95 jamaah.

Dimana, mereka baru saja tiba pagi tadi di Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (11/5/2026).

Wakil Bupati Marauke, Fauzun Nihayah, mengatakan perjalanan jamaah cukup melelahkan karena harus berganti pesawat di tengah perjalanan.

“Dari Merauke ke Jayapura itu sekitar satu jam, kemudian transit satu jam setengah, baru lanjut lagi ke Makassar sekitar tiga jam. Jadi ada dua kali penerbangan,” katanya kepada Tribun Timur di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang.

Menurutnya, sebelumnya jamaah dijadwalkan menggunakan penerbangan langsung Merauke–Makassar. 

Namun penerbangan tersebut dibatalkan sehingga seluruh jamaah harus transit terlebih dahulu di Jayapura.

“Karena sebetulnya harusnya ada Merauke langsung Makassar, tapi dibatalkan. Alasannya kami tidak tahu,” ujarnya.

Di tengah perjalanan yang cukup panjang, pendamping haji dari pemerintah daerah dan provinsi terus berupaya menjaga kondisi psikologis jamaah, terutama para lanjut usia. 

Fauzun mengaku suasana bahagia penting diciptakan agar jamaah tetap nyaman selama perjalanan.

“Kami selalu bilang bagaimana menciptakan suasana yang terus bahagia. Karena orang-orang di usia lanjut ini harus kita buat bahagia,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jamaah lansia.

Fauzun pun mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan dan kebugaran fisik menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved