Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Di Balik Layanan Haji Indonesia di Arab Saudi: Denyut Sunyi Kantor Urusan Haji

Namanya Kantor Urusan Haji. Kantor yang sudah ada sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KANTOR URUSAN HAJI- Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi 2026 Abdul Basir bertemu Pembantu Staf Teknis Kantor Urusan Haji Konjen RI di Jeddah, Zakaria Anshori, Sabtu (9/5/2026). Tak hanya mengurus haji, kantor ini juga kerap menjadi tempat pertama penyelesaian persoalan jemaah umrah Indonesia.  

Ketika musim haji tiba, peran mereka semakin senyap tetapi vital. 

Personel Kantor Urusan Haji melebur ke dalam struktur Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. 

Mereka membantu kebutuhan operasional di lapangan: mulai dari penataan kantor sektor, layanan bandara, hingga dukungan logistik yang jarang terlihat publik.

Jejak lembaga ini sebenarnya sudah panjang. 

Bahkan sebelum Kedutaan Besar Indonesia berpindah ke Riyadh, urusan haji telah menjadi bagian penting pelayanan diplomatik Indonesia di Arab Saudi. 

Dulu namanya Bidang Urusan Haji dan Umrah. 

Kini statusnya menjadi Staf Teknis Haji di lingkungan KJRI.

Tahun ini, mereka mengaku banyak belajar dari pelaksanaan haji sebelumnya. 

Salah satu evaluasi terbesar adalah persoalan percampuran syarikah yang sempat menimbulkan kekacauan penempatan hotel dan transportasi jemaah.

“Tahun lalu banyak jemaah bercampur antar-syarikah sehingga menyulitkan pengangkutan dari bandara sampai penempatan hotel dan layanan di Arafah-Mina,” ujarnya.

Kini, pola penanganan dibuat lebih rapi. 

Meski demikian, potensi percampuran masih mungkin terjadi pada kloter-kloter akhir karena penggabungan kursi kosong jemaah yang batal berangkat.

Di tengah kompleksitas pelayanan itu, ada satu pesan sederhana yang terus diulang petugas kepada jemaah: jangan pernah lupa membawa kartu nusuk.

Kartu identitas digital itu kini menjadi “nyawa kedua” jemaah selama berada di Arab Saudi. 

Pemerintah Saudi rutin melakukan pemeriksaan acak di berbagai tempat, termasuk pusat perbelanjaan dan area publik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved