Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Fajrul Falah, Calon Dokter Muda Berangkat Haji Gantikan Almarhum Ayah

Calon dokter ini akhirnya bisa menapakkan kaki di Tanah Suci tahun ini bersama rombongan Embarkasi Batam (BTH).

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/MCH 2026
GANTIKAN AYAH- Muhammad Fajrul Falah (18), jemaah haji muda asal Pontianak, Kalimantan Barat di ruang tunggu Terminal Kedatangan E Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2026) siang. Fajrul berangkat haji untuk menggantikan almarhum ayahnya yang wafat beberapa tahun lalu sebelum sempat menunaikan ibadah haji. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Fajrul Falah (18), jamaah haji muda asal Pontianak, Kalimantan Barat, tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah untuk menunaikan ibadah haji 2026. 
  • Mahasiswa Fakultas Kedokteran itu berangkat menggantikan almarhum ayahnya yang wafat sebelum sempat menunaikan rukun Islam kelima.
  • Kisah haru menyertai keberangkatan Fajrul ke Tanah Suci bersama rombongan Embarkasi Batam. 
 

Laporan Hasim Arfah

Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi

TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH – Seorang anak muda berjalan tegap masuk ke ruang tunggu Terminal Kedatangan E Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/5/2026) siang. 

Namanya Muhammad Fajrul Falah (18), jamaah haji muda asal Pontianak, Kalimantan Barat. 

Calon dokter ini akhirnya bisa menapakkan kaki di Tanah Suci tahun ini bersama rombongan Embarkasi Batam (BTH).

Di balik keberangkatannya ke Arab Saudi, tersimpan kisah haru tentang amanah keluarga yang kini ia emban. 

Fajrul berangkat haji untuk menggantikan almarhum ayahnya yang wafat beberapa tahun lalu sebelum sempat menunaikan ibadah haji.

Baca juga: Petugas Haji Pastikan Jamaah Sudah Berihram dan Niat Saat Tiba di Jeddah

“Mungkin orang kira saya daftar sejak kecil, padahal saya menggantikan almarhum ayah yang seharusnya dijadwalkan berangkat tahun lalu,” kata Fajrul kepada Tim Media Center Haji (MCH).

Mahasiswa semester dua Fakultas Kedokteran Universitas Maritim Raja Ali Haji itu menjelaskan, setelah ayahnya meninggal dunia, porsi haji awalnya dialihkan kepada sang kakak. 

Namun karena belum siap berangkat, pelimpahan porsi akhirnya jatuh kepadanya.

“Karena meninggal duluan, porsinya dilimpahkan ke kakak saya. Tapi karena belum siap, akhirnya dilimpahkan ke saya,” ujarnya.

Fajrul mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi tamu Allah di usia muda.

Ia berjanji akan memanjatkan doa terbaik untuk almarhum ayahnya selama berada di Tanah Suci.

“Saya doakan almarhum ayah agar ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Selain membawa doa untuk sang ayah, Fajrul juga berharap perjalanan hajinya menjadi jalan kemudahan dalam menempuh pendidikan kedokteran yang saat ini sedang dijalaninya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved