Haji 2026
Lima Tempat Miqat, Awal Mula Niat Haji dan Umrah Dilafalkan
Jamaah calon haji harus memulai niat sebelum haji dan umrah pada tempat atau waktu yang ditetapkan Nabi Muhammad SAW dan MUI.
Ringkasan Berita:
- Lima tempat miqat ketika melaksanakan ibadah haji yakni Zulhulaifah (Bir Ali), Juhfah, Qarnul Manazil (as-Sail), Yalamlam, dan Zatu Irqin.
- Batas waktu melaksanakan haji dimulai 1 Syawal hingga terbit fajar pada 10 Zulhijjah.
TRIBUN-TIMUR.COM- Para Jamaah Calon Haji harus memulai niat sebelum melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Tempat untuk miqat pun sudah ditentukan dalam hadist dan tuntutan haji dan umrah.
Apa itu miqat?
Mengutip buku "Tuntunan Manasik Haji dan Umrah" yang diterbitkan Kementerian Agama, miqat merupakan tempat atau waktu yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai pintu masuk untuk memulai haji atau umrah.
Ada dua macam miqat.
Pertama, Miqat Zamani, yaitu batas waktu melaksanakan haji, yang dimulai sejak 1 Syawal hingga terbit fajar pada 10 Zulhijjah.
Miqat Zamani merupakan ketentuan waktu untuk melaksanakan ibadah haji.
Untuk umrah, miqat zamani berlaku sepanjang tahun.
Baca juga: Tata Cara Ibadah Haji dari Ihram hingga Mabit di Mina Arab Saudi
Kedua, Miqat Makani, yaitu batas tempat untuk memulai ihram haji atau umrah.
Pengertian lainnya bisa juga berarti ketentuan tempat dimana seorang jemaah harus memulai niat haji atau umrah.
Urutannya, jemaah melakukan miqat makani di lokasi yang telah ditentukan dengan berpakaian ihram, lalu melaksanakan salat sunah dua rakaat di lokasi miqat, mengucapkan niat, dan bertolak menuju Mekkah untuk melakukan Tawaf dan Sa'i.
Ada lima tempat yang menjadi lokasi miqat makani.
Kelima tempat ini ditetapkan oleh Rasulullah SAW sebagai tempat miqat untuk berhaji atau umrah bagi warga dan setiap orang yang melewatinya walaupun bukan penduduk setempat.
Masing-masing jemaah dari berbagai negara menggunakan lokasi tertentu sebagai tempat miqat makani, disesuaikan dengan dari mana ia berasal.
Demikian pula dengan jemaah Indonesia.
| Sopir Bus Calon Haji di Asrama Sudiang Makassar Meninggal |
|
|---|
| Kisah Haru Fardan, Jamaah Haji Muda Asal Bali Gantikan Almarhum Ayah |
|
|---|
| 387 JCH Papua Masuk Asrama Haji, Wabup Merauke: Jaga Pola Makan dan Kesehatan |
|
|---|
| Sudah Tiga JCH Embarkasi Makassar Meninggal: Dua di Arab Saudi dan Satu di RS Wahidin Makassar |
|
|---|
| PPIH Arab Saudi Imbau JCH Indonesia Jaga Fisik, Tak Perlu Paksakan ke Masjidil Haram saat Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251212_MIQAT-HAJI_lima-tempat-miqat-haji-dan-umrah.jpg)