Headline Tribun Timur
Haji Masih Diurus KUA
Seluruh persiapan dan pelaksanaan teknis haji tahun depan tetap menjadi tanggung jawab Kemenag.
Jemaah reguler murni: 201.585 orang dan Petugas Haji Daerah (PHD): 1.050 petugas. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU): 685 pembimbing. Kuota Haji Khusus: 17.680 jemaah (8?ri total kuota)
Kemenhaj di tingkat pusat sudah terbentuk dan mulai beroperasi. Namun di daerah, proses pembentukan lembaganya masih menunggu struktur organisasi resmi melalui peraturan atau keputusan Kemenhaj.
Pemerintah sedang membahas mekanisme pengalihan aset dan sumber daya manusia dari Kemenag ke Kemenhaj.
Aset dan SDM selama ini digunakan dalam penyelenggaraan ibadah haji secara otomatis dialihkan ke kementerian baru.
“Termasuk para pegawai yang selama ini mengurusi haji dan umrah di bawah Kemenag, nanti akan ikut dialihkan,” jelasnya.
Untuk tingkat provinsi, pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sulsel belum terealisasi.
Prosesnya masih menunggu finalisasi dari pemerintah pusat.
“Setelah regulasi dan struktur organisasi keluar, barulah proses transisi bisa berjalan,” tegas Ikbal.
Transisi Haji
Penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Sinjai masih menjadi tanggung jawab Kemenag.
Kepala Kemenag Sinjai, Faried Wajedi, menyatakan, hingga saat ini belum ada perubahan struktur di daerah.
“Masih pada Seksi Haji Kementerian Agama masing-masing kabupaten/ kota,” ujarnya, Kamis siang.
Kepala Seksi Haji Kemenag Sinjai, Kamriati Anies memastikan seluruh persiapan pelaksanaan haji 2026 masih dikelola oleh Kemenag Sinjai.
“Sampai sekarang masih Kemenag Sinjai mengelola haji,” katanya.
Kamriati menjelaskan, pihaknya telah memulai sejumlah tahapan per - siapan keberangkatan jamaah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Headline-Tribun-Timur-31-Oktober-2025.jpg)