Citizen Reporter
Makan Bergizi Gratis Ikut Dibahas di Konsolidasi Stakeholder Pendidikan Sulsel
Konsolidasi daerah ini merupakan tindak lanjut dari Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026
Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
Sallewattang
Ketua Tim Publikasi dan Komunikasi BBPMP Provinsi Sulsel
Melaporkan dari Makassar, Sulsel
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah, Selasa-Kamis, 24–26 Februari 2026 di Makassar.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 219 peserta dari berbagai unsur pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Konsolidasi daerah ini merupakan tindak lanjut dari Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang sebelumnya dilaksanakan di Jakarta.
Forum ini menjadi ruang untuk menyelaraskan dan mengoordinasikan implementasi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui UPT Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Imran.
Dalam kata sambutannya, ia menyampaikan bahwa konsolidasi daerah mengusung tema “Abbulo Sibatang (Bergotong Royong) Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Ia menjelaskan, “Abbulo Sibatang” merupakan falsafah Bugis-Makassar yang bermakna gotong royong atau kebersamaan.
Melalui semangat tersebut, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan dapat menyinergikan strategi dan langkah ke depan dalam mendukung peningkatan mutu serta pemerataan akses layanan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Hadir mewakili Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, yakni Widyaprada Ahli Utama di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Bernard Purba.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa program prioritas Kemendikdasmen tidak boleh berhenti di tingkat pusat, tetapi harus terkonsolidasi hingga ke pemerintah daerah.
“Program prioritas jangan hanya mengendap di tingkat pusat. Pemerintah daerah harus terlibat langsung agar kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah terhadap perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk percepatan revitalisasi sekolah.
| Merawat Pasar Lokal dan Ruang Dialog di Makassar |
|
|---|
| Wisata Pantai Bukan Sekadar Menjual Pemandangan, Tetapi Juga Menjamin Keselamatan Pengunjung |
|
|---|
| Pengurus Ansor Sulsel Jajaki Kerja Sama Strategis IAIN Parepare |
|
|---|
| Tujuh Santri Ponpes Al Haris Raih Penghargaan pada Khataman Al-Quran 30 Juz |
|
|---|
| Tim Pengabdian UNM Bekali Pengurus Pesantren di Bulukumba dengan Standar Akuntansi Keuangan Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/konsolidasi-pendidikan-1-2622026.jpg)