Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Tim Pengabdian UNM Bekali Pengurus Pesantren di Bulukumba dengan Standar Akuntansi Keuangan Modern

Kegiatan diikuti 24 peserta, terdiri atas pemilik yayasan, pimpinan pondok pesantren, bendahara, serta pengurus dan pengelola pesantren.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Hasriyani Latif
citizen reporter/azwar anwar
PELATIHAN AKUNTANSI - Suasana Pelatihan Akuntansi Pesantren yang dihadirkan tim pengabdian UNM pada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurussunnah Bulukumba di Gedung Pinisi Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026. 

Laporan Citizen Reporter

Azwar Anwar

Ketua Tim PKM Akuntansi UNM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) menghadirkan Pelatihan Akuntansi Pesantren pada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurussunnah Bulukumba sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026. 

Kegiatan diikuti 24 peserta, terdiri atas pemilik yayasan, pimpinan pondok pesantren, bendahara, serta pengurus dan pengelola pesantren di Gedung Pinisi Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan pengabdian dipimpin Azwar Anwar, bersama tim dosen Program Studi Akuntansi UNM.

Pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola pesantren mengenai tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai dengan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) dan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP).

Azwar Anwar menyampaikan materi mengenai pentingnya sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang terstandar bagi lembaga pendidikan berbasis pesantren. 

Materi kemudian dipandu dan dimoderatori Nur Alim Bahri, yang mengarahkan jalannya diskusi serta sesi tanya jawab bersama peserta.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan membahas berbagai persoalan yang dihadapi pesantren dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. 

Peserta diberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar akuntansi pesantren, pentingnya pemisahan fungsi pengelolaan keuangan, serta penyusunan laporan keuangan yang dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas lembaga.

Azwar mengatakan tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan lembaga pesantren. 

Pesantren, kata dia, saat ini memiliki fungsi yang kompleks sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Sekaligus mengelola berbagai aktivitas ekonomi dan sosial yang membutuhkan sistem akuntabilitas yang memadai. 

"Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelola pesantren memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai praktik pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai standar," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved