Pemuda MAI Siap Jadi Motor Penggerak Akuakultur Nasional
Organisasi ini tidak hanya diproyeksikan sebagai ruang berhimpun, tetapi juga sebagai laboratorium gagasan.
Citizen Reporter : Andi Syawal
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemuda Akuakultur MAI konsolidasi pembentukan organisasi kepemudaan di bawah naungan Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI).
Organisasi ini digagas sebagai wadah strategis bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pemberdayaan serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) di sektor akuakultur, dengan pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Pembentukan Pemuda Akuakultur MAI menjadi tonggak penting dalam menyiapkan generasi penerus akuakultur yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan perikanan budidaya di Indonesia.
Organisasi ini tidak hanya diproyeksikan sebagai ruang berhimpun, tetapi juga sebagai laboratorium gagasan dan pusat aksi nyata bagi pemuda akuakultur di berbagai daerah.
Bakal calon Ketua Pemuda Akuakultur MAI, Dedy Muhammad Iqbal, S.Pi, menegaskan bahwa kehadiran Pemuda Akuakultur MAI merupakan jawaban atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat perikanan, khususnya petani dan pembudidaya.
Dedy Muhammad Iqbal merupakan mahasiswa doktor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Hadirnya Pemuda Akuakultur MAI diharapkan mampu menjadi problem solving di tengah masyarakat, terutama bagi petani dan pelaku perikanan budidaya.
"Pemuda akuakultur tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai agen perubahan yang terlibat langsung dalam solusi,” tegas Dedy, Selasa (10/2/2026).
Pemuda Akuakultur MAI akan mengambil peran strategis melalui penguatan sinergi lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas perikanan, hingga pelaku usaha dan industri akuakultur.
“Organisasi ini kami rancang sebagai mitra strategis yang menjembatani dunia akademik, kebijakan, dan praktik lapangan. Ini juga menjadi wujud kecintaan kami sebagai insan akuakultur untuk kembali mengabdi pada sektor yang telah membesarkan kami,” lanjutnya.
Secara struktural, Pemuda Akuakultur MAI berada di bawah koordinasi MAI Pusat, khususnya Komisi Kepemudaan.
Dengan demikian, seluruh program dan gerakan yang dijalankan akan selaras dengan visi besar MAI dalam membangun sektor akuakultur nasional yang berkelanjutan.
Pemuda Akuakultur MAI menargetkan lahirnya berbagai program strategis, mulai dari kegiatan edukatif, inkubasi bisnis, pelatihan teknis, hingga pendampingan usaha budidaya.
Program-program tersebut diharapkan mampu membangkitkan kembali minat, semangat, dan kepercayaan diri generasi muda untuk terjun dan berkembang di sektor perikanan, khususnya akuakultur.
Dengan semangat kolaborasi dan keberpihakan pada pembudidaya, Pemuda Akuakultur MAI optimistis dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong kebangkitan akuakultur Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
| 4 BPD Hipmi Soroti Penetapan Hak Voters Munas, Sebut Perlu Tinjau Kembali |
|
|---|
| Suku Bunga Acuan Naik, Cicilan KPR Bisa Meningkat Jadi Rp5,06 Juta /Bulan |
|
|---|
| BI Sulsel Dorong Konten Kreator Perkuat Literasi Ekonomi Syariah di Era Digital |
|
|---|
| Belum Kenakan Baju Turung Bling-bling, Jamaah Haji Kloter 11 Sulbar Pilih Ganti Pakaian di Maros |
|
|---|
| 391 Jamaah Haji Sulbar Tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Satu Orang Masih Dirawat di Makkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-02-10-Pemuda-Akuakultur-MAI-konsolidasi-pembentukan-organisasi-kepemudaan.jpg)