Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Masampu Lempar Batu dan Bom Molotov ke Polisi Pengamanan Sengketa Lahan

Objek sengketa yang dilakukan konstatering diketahui mencakup sekitar 14 unit rumah yang berada di kawasan Kelurahan Masumpu.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com/Wahdaniar
EKSEKUSI LAHAN- Potret Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, Rabu (10/6/2026). Polres Bone kerahkan 180 personel amankan konstatering lahan sengketa di Masumpu. 

Selain lemparan batu, terdapat pula benda yang diduga menyerupai bom molotov yang dilemparkan ke area pengamanan. 

Insiden tersebut membuat situasi di lokasi sempat memanas dan mendapat perhatian warga sekitar.

Aparat kepolisian yang berjaga langsung berupaya mengendalikan keadaan guna mencegah kericuhan meluas.

Sekretaris Lurah Masumpu, Andi Yusuf, mengatakan berbagai upaya mediasi sebenarnya telah dilakukan sebelum pelaksanaan eksekusi.

Namun, hingga hari pelaksanaan, pihak-pihak yang bersengketa belum mencapai kesepakatan sehingga proses eksekusi tetap dilanjutkan sesuai putusan yang telah berkekuatan hukum.

"Kami berharap masih ada solusi terbaik yang bisa ditempuh secara damai agar persoalan ini tidak semakin berkepanjangan," kata Andi Yusuf.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Allink mengaku kondisi di lokasi masih tegang karena sebagian warga memilih bertahan di rumah yang masuk dalam objek eksekusi.

"Hingga saat ini situasi masih memanas. Warga masih melakukan perlawanan dan bertahan di lokasi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan, aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi sengketa.

Petugas juga terus berupaya meredam ketegangan agar tidak terjadi bentrokan yang lebih besar antara warga dan aparat.

Informasi yang beredar menyebutkan sengketa lahan tersebut melibatkan pihak-pihak yang masih memiliki hubungan keluarga.

 Kondisi itu membuat persoalan menjadi lebih kompleks dan sensitif di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengamanan masih berlangsung.

 Aparat gabungan tetap disiagakan di lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pelaksanaan eksekusi berjalan aman. 

Laporan Jurnalis Tribun Timur, Wahdaniar

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved