Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Di Balik Pertumbuhan Ekonomi 7,84 Persen, Warga Bone Menanti Kesejahteraan

Capaian itu juga melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sulsel yang berada di angka 6,88 persen dan nasional sebesar 5,61 persen.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Wahdaniar
EKONOMI BONE – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman. Kabupaten Bone mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,84 persen pada Triwulan I Tahun 2026, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dan nasional. Foto diambil Rabu (10/6/2026).  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang mencapai 7,84 persen pada Triwulan I Tahun 2026 membawa harapan baru bagi masyarakat.

Di balik capaian yang menempatkan Bone sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan itu, warga berharap kondisi tersebut dapat berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bone berada di atas rata-rata Sulsel yang mencapai 6,88 persen dan nasional sebesar 5,61 persen.

Bagi warga Watampone, Imran Rahmat, capaian tersebut menjadi kabar baik. Namun, menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti sebatas angka statistik.

Masyarakat, kata dia, ingin merasakan manfaat nyata melalui terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan, dan berkembangnya usaha kecil di daerah.

"Kalau ekonomi daerah tumbuh, tentu kita berharap lapangan kerja semakin banyak dan usaha masyarakat juga ikut berkembang," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Imran menilai aktivitas perdagangan dan usaha kecil di Bone mulai menunjukkan perkembangan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Meski demikian, ia berharap pemerintah tetap memberi perhatian kepada pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pedagang kecil agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata.

"Jangan hanya angka yang naik, tapi kesejahteraan masyarakat juga harus ikut meningkat. Itu yang paling penting," katanya.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyebut pertumbuhan ekonomi 7,84 persen merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, nelayan, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri karena berada di atas rata-rata provinsi maupun nasional.

"Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone mencapai 7,84 persen. Ini menjadi capaian yang patut kita syukuri," ujarnya.

Andi Asman menjelaskan sektor pertanian, perdagangan, jasa, dan aktivitas usaha masyarakat menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Selain mendorong investasi dan pembangunan infrastruktur, Pemkab Bone juga berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan warga.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved