Dua Hari Dicari Tim Gabungan, Petani di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal di Sungai
Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut terbawa arus Sungai Masago saat dalam perjalanan pulang dari kebunnya.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
"Menurut laporan yang kami terima, korban baru saja pulang dari sawah dan hendak menyeberangi sungai menuju rumahnya. Namun saat berada di sungai, air yang berasal dari kawasan pegunungan tiba-tiba meluap dan diduga menyeret korban," kata Masrur.
Peristiwa itu terjadi saat korban hendak melintasi sungai yang biasa digunakan warga sebagai akses menuju permukiman.
Namun kondisi cuaca di wilayah hulu menyebabkan debit air meningkat secara mendadak.
Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat arus deras datang.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Sejumlah warga menyisir bantaran sungai dan area yang diduga menjadi titik korban terbawa arus.
Akan tetapi hingga beberapa waktu setelah kejadian, korban belum berhasil ditemukan.
Karena itu, pemerintah desa kemudian berkoordinasi dengan Pos SAR Bone untuk meminta bantuan pencarian.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, SAR Brimob, BPBD Kabupaten Bone, dan SAR Satpol PP.
Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai serta titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Pencarian juga melibatkan pemerintah setempat dan masyarakat yang turut membantu memberikan informasi di lapangan.
Masrur mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya memaksimalkan pencarian agar korban segera ditemukan.
"Hingga saat ini operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan bersama pemerintah setempat dan masyarakat terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.
| Bulog Bone Salurkan Bantuan Pangan ke 66.573 KPM, Stok Beras Tersedia 81 Ribu Ton |
|
|---|
| Operasi Patuh Pallawa 2026 di Bone Bidik Pengendara Main HP dan Pengguna Knalpot Brong |
|
|---|
| 34 Sekolah Adiwiyata Ramaikan Pameran Daur Ulang Sampah di Bone, Bupati Apresiasi Kreativitas Siswa |
|
|---|
| Temu Pendidik Nusantara XIII Digelar di Bone, Guru Diajak Berbagi Inovasi dan Praktik Baik |
|
|---|
| Bone dan Wajo Jadi Prioritas KBD Tebu 2026, Petani Sambut Gembira |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Tim-SAR-gabungan-melakukan-operasi-pencarian.jpg)