Dua Hari Dicari Tim Gabungan, Petani di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal di Sungai
Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut terbawa arus Sungai Masago saat dalam perjalanan pulang dari kebunnya.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Seorang petani lanjut usia bernama Saide (72), warga Dusun Kaccope, Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut terbawa arus Sungai Masago saat dalam perjalanan pulang dari kebunnya.
Kapolsek Kajuara IPTU Tajuddin mengatakan, korban ditemukan pada Sabtu (6/6/2026) kemarin di aliran Sungai Masago, Dusun Kaccope, Desa Bulu Tanah.
"Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dan tersangkut di tumpukan kayu di pinggiran sungai dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).
Penemuan korban bermula saat tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, Brimob, Polsek Kajuara, Koramil Kajuara, BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP, serta warga setempat kembali melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Masago.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.
Tak lama kemudian, korban berhasil ditemukan sekitar 40 menit setelah pencarian dimulai.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Kajuara menuju rumah duka di Desa Bulu Tanah.
"Jenasahnya sudah dimakamkan di TPU setempat," tandasnya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di sungai di Dusun Kaccope, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.
Korban diketahui bernama Saide (72), warga Desa Ujung Tanah yang diduga hanyut saat menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang dari sawah menuju rumahnya, Jumat (5/6/2026).
Informasi kejadian tersebut diterima Pos SAR Bone dari Kepala Desa Ujung Tanah yang melaporkan adanya warga yang diduga terseret arus sungai.
Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas melalui Pos SAR Bone langsung mengerahkan personel menuju lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan korban diduga terseret arus setelah sungai tiba-tiba meluap.
Menurutnya, luapan air berasal dari kawasan pegunungan yang berada di hulu sungai.
| Bulog Bone Salurkan Bantuan Pangan ke 66.573 KPM, Stok Beras Tersedia 81 Ribu Ton |
|
|---|
| Operasi Patuh Pallawa 2026 di Bone Bidik Pengendara Main HP dan Pengguna Knalpot Brong |
|
|---|
| 34 Sekolah Adiwiyata Ramaikan Pameran Daur Ulang Sampah di Bone, Bupati Apresiasi Kreativitas Siswa |
|
|---|
| Temu Pendidik Nusantara XIII Digelar di Bone, Guru Diajak Berbagi Inovasi dan Praktik Baik |
|
|---|
| Bone dan Wajo Jadi Prioritas KBD Tebu 2026, Petani Sambut Gembira |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Tim-SAR-gabungan-melakukan-operasi-pencarian.jpg)