Koperasi Merah Putih
82 Kopdes Merah Putih Mulai Beroperasi di Bone, Warga Harap Harga Kebutuhan Lebih Terjangkau
Di Kabupaten Bone, peluncuran dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Melle, Kecamatan Palakka.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Sebanyak 82 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Bone mulai siap beroperasi setelah diluncurkan secara serentak bersama 1.061 koperasi desa dan kelurahan se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Di Kabupaten Bone, peluncuran dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Melle, Kecamatan Palakka.
Kegiatan dihadiri Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong dan Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan koperasi desa diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga industri rumah tangga.
Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi jalur distribusi hasil produksi masyarakat desa.
“Kehadiran koperasi ini sebagai salah satu instrumen agar ekonomi masyarakat bawah bisa bergerak dan membantu stabilisasi harga,” ujarnya.
Ia menjelaskan hasil pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga produk usaha rumahan warga nantinya dapat dihimpun melalui koperasi sebelum disalurkan ke berbagai kebutuhan masyarakat.
Distribusi tersebut mencakup kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), warung makan, pusat kuliner, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
Selain itu, koperasi juga diproyeksikan menyediakan berbagai kebutuhan sarana produksi masyarakat seperti pupuk, kebutuhan pertanian, peternakan, hortikultura, dan perkebunan.
“Yang terpenting kebutuhan pangan keluarga tersedia dan harganya terjangkau, paling tidak sama dengan harga eceran di toko,” katanya.
Bupati Bone juga mengajak seluruh masyarakat mendukung keberlangsungan koperasi agar dapat berjalan sesuai tujuan pemerintah pusat dan daerah.
“Ini adalah instruksi dan arahan Bapak Presiden yang harus kita sukseskan di daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Pemkab Bone memastikan akan terus melakukan pengawalan terhadap operasional koperasi desa tersebut, termasuk dalam hal distribusi hasil produksi warga dan ketersediaan stok pangan di masyarakat.
Sementara, warga Desa Melle menyambut positif mulai beroperasinya koperasi tersebut.
Seorang warga, Mennang, berharap keberadaan koperasi dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan mudah dijangkau.
“Kalau kebutuhan sehari-hari tersedia dekat rumah dan harga lebih terjangkau tentu sangat membantu warga,” ujarnya.
Dirinya juga berharap koperasi dapat membantu pemasaran hasil pertanian warga agar lebih cepat terserap.
“Kadang hasil panen harus menunggu lama untuk terjual. Mudah-mudahan lewat koperasi ini hasil pertanian warga bisa lebih mudah dipasarkan,” tandasnya.
| Kodim 1422 Maros: 38 KMP Sudah Terbangun, Target 57 Unit Agustus |
|
|---|
| Presiden BEM UIN Alauddin Makassar Desak Transparansi Anggaran Koperasi Merah Putih |
|
|---|
| Tak Hanya Hutan Kota, Gerai Koperasi Merah Putih Juga Dibangun di Monumen Suppa Pinrang |
|
|---|
| Jenderal TNI Keliling Bone Sulsel Pantau Pembangunan Koperasi Merah Putih |
|
|---|
| Bupati Daeng Manye Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Boddia, Koperasi Aktif 50 Lebih di Takalar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KOPDES-BONE-Potret-foto-bersama-Bupati-Bone-Andi-Asman.jpg)