Koperasi Merah Putih
Presiden BEM UIN Alauddin Makassar Desak Transparansi Anggaran Koperasi Merah Putih
Desakan muncul menyusul dugaan penyelewengan anggaran di tingkat pelaksana.
TRIBUN-TIMUR.COM – Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar, Muh Zulhamdi Suhafid, mendesak pengelolaan anggaran program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dibuka secara transparan.
Desakan muncul menyusul dugaan penyelewengan anggaran di tingkat pelaksana.
Zulhamdi meminta Kementerian Pertahanan dan PT Agrinas Pangan Nusantara segera klarifikasi alur distribusi dan penggunaan dana di berbagai daerah.
Menurut Zulhamdi, dugaan ini terkuak dari laporan anggota DPR RI Komisi VI.
Setiap desa seharusnya mendapat Rp1,6 miliar, tapi yang terealisasi hanya sekitar Rp700 juta.
“Jika selisih anggaran sebesar itu benar, ini persoalan serius. Semua pihak harus buka data secara transparan,” tegas Zulhamdi di Makassar.
Ia menekankan, program Kopdes Merah Putih seharusnya memperkuat ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat.
Namun, jika dimanfaatkan oknum tertentu, tujuan mulia ini bisa terciderai.
“Program ini bagian dari agenda besar pembangunan ekonomi kerakyatan. Jangan sampai dirusak oknum yang ingin ambil keuntungan dari anggaran negara,” ujarnya.
Zulhamdi juga menyoroti tata kelola program yang minim melibatkan Kementerian Koperasi dan dinas koperasi di daerah.
Menurutnya, hal ini menimbulkan pertanyaan soal koordinasi antar lembaga.
“Pengelolaan koperasi harus melibatkan kementerian teknis. Jika tidak, wajar publik mempertanyakan tata kelolanya,” tambahnya.
Lebih jauh, Zulhamdi meminta lembaga pengawas negara segera lakukan audit menyeluruh.
Tujuannya memastikan tidak ada praktik korupsi dan menjaga kredibilitas pemerintah.
“Audit harus cepat, menyeluruh, dan transparan. Aparat penegak hukum jangan takut atau kecolongan terhadap dugaan penyimpangan,” tegasnya.
BEM UIN Alauddin Makassar berkomitmen mengawal isu ini.
Zulhamdi menegaskan pihaknya akan memantau kasus ini agar program Kopdes Merah Putih berjalan akuntabel dan berpihak pada masyarakat desa.
“Kami akan pastikan program ini tidak disalahgunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia,” kata Zulhamdi. (*)
| Koperasi Merah Putih Lalebata Sidrap Mulai Bergerak, Operasional Penuh Agustus 2026 |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih Kelurahan Mangasa Segera Beroperasi, Usung Konsep Pasar Modern |
|
|---|
| 82 Kopdes Merah Putih Mulai Beroperasi di Bone, Warga Harap Harga Kebutuhan Lebih Terjangkau |
|
|---|
| Kodim 1422 Maros: 38 KMP Sudah Terbangun, Target 57 Unit Agustus |
|
|---|
| Tak Hanya Hutan Kota, Gerai Koperasi Merah Putih Juga Dibangun di Monumen Suppa Pinrang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Presiden-Mahasiswa-BEM-UIN-Alauddin-Makassar-Muh-Zulhamdi-Suhafid-Ia.jpg)