Sulitnya Menangkap Ikan di Bone, Nelayan harus Berlayar hingga Perairan Selayar
Imbas dari sulitnya tangkapan saat cuaca memburuk di Kabupaten Bone, harga ikan mengalami lonjakan.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Harga sejumlah jenis ikan di Kabupaten Bone mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Bone.
Berdasarkan pantauan Tribun-Timur.com di Eks Pasar Sentral Lama, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Minggu (17/5/2026), harga beberapa jenis ikan mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.
Ikan kembung kini dijual Rp50 ribu per kilogram.
Sementara ikan tongkol naik dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per ekor.
Kenaikan paling tinggi terjadi pada ikan cakalang yang sebelumnya dijual Rp50 ribu per ekor, kini mencapai Rp80 ribu per ekor.
Sedangkan ikan tuna naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per ekor.
Harga udang juga ikut melonjak dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Seorang nelayan asal Kecamatan Tanete Riattang Timur, Diding, mengaku kenaikan harga dipicu minimnya hasil tangkapan nelayan akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir.
Baca juga: Solar Langka, Harga Ikan Naik Rerata 42 Persen di Bone Sulsel
Menurutnya, banyak nelayan terpaksa tidak melaut karena kondisi ombak dan angin yang tidak bersahabat.
“Cuaca buruk beberapa hari terakhir jadi banyak nelayan tidak melaut,” ujarnya.
Ia mengatakan saat ini ikan juga sudah sulit ditemukan di perairan dekat daratan sehingga nelayan harus mencari lebih jauh ke tengah laut.
“Sekarang ikan sudah jauh dari daratan. Harus ke tengah sekali baru dapat,” katanya.
Bahkan, kata dia, sebagian nelayan Bone harus mencari ikan hingga ke wilayah perairan Kepulauan Selayar untuk mendapatkan hasil tangkapan.
“Biasa sampai ke perairan Kepulauan Selayar cari ikan,” tambahnya.
Kondisi tersebut membuat stok ikan di pasar berkurang dan berdampak pada kenaikan harga jual.
| Bone Sukses jadi Pembuka Yamaha MAXi Day 2026, Peserta Membludak |
|
|---|
| 82 Kopdes Merah Putih Mulai Beroperasi di Bone, Warga Harap Harga Kebutuhan Lebih Terjangkau |
|
|---|
| Puluhan Tahun Gelap Gulita, Warga Bone Terpaksa Andalkan Lampu Teras untuk Terangi Jalan |
|
|---|
| Anak Main Air, Orangtua Bakar Ikan, Ademnya Liburan Tanpa Biaya di Sungai Lajjoro Bone |
|
|---|
| Polemik Karateker di KEPMI Bone, Andi Alfian Tolak Keputusan MPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260517-Pedagang-Ikan-di-Bone.jpg)