Banjir Bone
Sungai Meluap dan Air Laut Pasang Perparah Banjir di Bone
Cuaca kini seperti kehilangan pola. Bone memberi pelajaran penting hari ini. Bahwa bencana tidak lagi datang dengan pola lama.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Warga panik menyelamatkan barang-barang mereka.
Sebagian bertahan di rumah sambil menunggu bantuan.
Sebagian lain memilih mengungsi ke tempat lebih aman.
“Kami masih bertahan di rumah sambil menunggu petugas datang evakuasi. Air masuk terus sejak subuh dan sekarang sudah cukup tinggi di dalam rumah,” ujar Nurafni, warga Kelurahan Panyula.
Di sejumlah titik, genangan bahkan mencapai di atas lutut orang dewasa.
Air berwarna kecokelatan menggenangi lorong-lorong permukiman warga.
Anak-anak terlihat berdiri di teras rumah.
Sebagian perempuan memilih bertahan sambil menjaga barang-barang belum sempat diselamatkan.
Warga lama Bone langsung mengingat satu tahun yang sulit dilupakan: 2018.
Sebab banjir kali ini disebut hampir setara dengan banjir yang pernah melanda Bone tujuh tahun silam.
Pendangkalan Drainase
Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan curah hujan yang sangat tinggi diperparah dengan kondisi air laut pasang dan pendangkalan drainase di wilayah kota.
“Terakhir banjir yang terparah di Kabupaten Bone kalau tidak salah tahun 2018. Debit air kali ini hampir sama dengan tahun 2018,” katanya.
Menurutnya, hujan mulai mengguyur wilayah Bone sejak sekitar pukul 21.00 Wita hingga Jumat pagi.
Kondisi itu menyebabkan debit air meningkat cepat dan merendam sejumlah wilayah di Watampone.
| Kronologi Bocah 6 Tahun dan Lansia 100 Tahun Tewas Saat Banjir Bone |
|
|---|
| Dapur Umum dan Tenaga Medis Siaga Dampingi Korban Banjir Bone |
|
|---|
| Terparah Sejak 2018, Banjir Bone Disebabkan Pendangkalan Drainase dan Pasang Air Laut |
|
|---|
| Bupati Bone Salurkan Santunan Rp5 Juta untuk Keluarga Bocah Korban Banjir |
|
|---|
| Dandim Bone Perintahkan Jajaran Siaga, Babinsa Sisir Wilayah Rawan Banjir dan Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260508-Terobos-Banjir-Setinggi-Lutut-Bupati-Bone-Pastikan-Keselamatan-Warga.jpg)