Nelayan Hilang di Perairan Bone Ditemukan Meninggal, Jasad Mengapung 4 Mil dari Lokasi Perahu
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan masyarakat langsung bergerak mengevakuasi.
Perahu Terbalik, Mesin Terlepas
Kondisi perahu korban saat ditemukan juga menjadi perhatian.
Perahu dalam posisi terbalik.
Mesin terpisah dari badan perahu, dan dudukan mesin ditemukan dalam kondisi pecah.
“Diduga perahu melaju dengan kecepatan tinggi atau mengalami benturan dari arah belakang,” ungkapnya.
Keterlibatan nelayan lokal dinilai sangat membantu.
Mereka memahami arus dan karakteristik perairan setempat.
Pencarian Fokus di Titik Terakhir
Sebelumnya, tim gabungan memfokuskan pencarian pada Last Known Position (LKP), yakni lokasi ditemukannya perahu korban.
SRU I melakukan penyelaman sekitar 0,15 nautical mile dari titik acuan ke arah barat.
Sementara SRU II menyisir laut sejauh 2 nautical mile ke arah utara barat laut menggunakan perahu karet.
Seluruh pergerakan tim mengacu pada titik LKP agar pencarian lebih efektif.
Koordinat lokasi perahu berada di sekitar perairan Tanjung Pallette dan Waetuwo.
Korban Pergi Cari Kepiting
Korban diketahui bernama Arif (46), warga Lingkungan Kalicoppeng, Kelurahan Pallette.
| Viral di Bone! Marfina Menikah ke-15 Kali, Suami Terbaru Berusia 22 Tahun |
|
|---|
| Mahasiswa Politeknik KP Bone Ditemukan Tewas Tergantung, Bukti Chat Pacarnya Jadi Petunjuk Awal |
|
|---|
| Polisi Ungkap Motif Penganiayaan Sadis di Bone, Diduga Balas Dendam |
|
|---|
| Keluhan Mitra Menguat, Korwil Diduga Hambat Operasional Dapur MBG di Bone |
|
|---|
| 29 Jam Arif Nelayan Hilang di Perairan Pallette Bone, Basarnas Turunkan 2 Tim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/NELAYAN-HILANG-Potret-Tim-Sar-saat-mengevakuasi-jasd-nelayan.jpg)