Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Satu Kasus Campak Ditemukan di Bone, Diduga Impor dari Makassar

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Wahdaniar
CAMPAK- Potret Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, Selasa (14/4/2026). 29 suspect terduga di Bone, satu kasus campak impor dari Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone mencatat sebanyak 29 suspect terduga kasus yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari Dinas Kesehatan Provinsi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

“Untuk di Bone, total suspect terduga itu 29. Tapi kita masih menunggu rilis hasil pemeriksaan spesimen dari Dinas Kesehatan Provinsi,” ujarnya.

Selain itu, Anwar juga mengungkapkan adanya satu kasus campak yang terjadi di wilayah Bone.

Namun, kasus tersebut disebut merupakan kasus impor dari luar daerah. 

“Untuk kasus campak ada satu, tapi itu impor, pendatang dari Makassar,” jelasnya.

Ia menerangkan, kasus tersebut terjadi pada bulan Maret 2026.

 Pasien yang bersangkutan bukan merupakan warga Bone, melainkan penduduk yang berdomisili di Makassar dan sempat berada di Bone.

“Orangnya bukan orang Bone, dia tinggal di Makassar, kemudian datang ke Bone. Tapi itu bulan Maret dan kondisinya sudah sembuh,” tambahnya.

Saat ini, pasien tersebut telah kembali ke Makassar


Pihak terkait juga telah melakukan penyelidikan epidemiologi di lingkungan sekitar lokasi pasien selama berada di Bone.


“Hasil penyelidikan epidemiologi di lingkungan sekitar tidak ditemukan adanya suspect campak lainnya,”akuinya.


Sementara itu, seorang dokter umum di Bone, dr Eka menjelaskan, campak merupakan penyakit infeksi virus yang rentan menyerang anak-anak, terutama yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.


Ia menyebutkan, gejala awal campak biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, serta mata merah.


 Setelah itu, muncul ruam kemerahan pada kulit yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved