292 Peserta Lolos TIU, Seleksi Paskibraka Bone Masuk Tahap Kesehatan dan Samapta
Sebanyak 292 peserta lolos Tes Intelegensia Umum (TIU) dalam seleksi Paskibraka Bone, Sulawesi Selatan.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Seleksi Paskibraka Bone, Sulsel 2026 diikuti 326 peserta, 292 di antaranya lolos Tes Intelegensia Umum (TIU).
- Mereka kini menjalani tahapan kesehatan, samapta, ideologi Pancasila, dan parade.
- Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 75 orang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka Bone.
- Plt Kesbangpol Bone, Andi Gunadil Ukra, menegaskan seleksi dilakukan transparan dan sesuai prosedur.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2026 diikuti ratusan peserta dari berbagai SMA sederajat.
Plt Kepala Badan Kesbangpol Bone, Andi Gunadil Ukra, mengungkapkan total pendaftar awal mencapai 326 orang.
“Awalnya 326 peserta yang mendaftar,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Setelah mengikuti Tes Intelegensia Umum (TIU), jumlah peserta yang lolos berkurang menjadi 292 orang.
“Setelah seleksi TIU, sisa 292 orang,” jelasnya.
Saat ini, para peserta memasuki tahapan lanjutan seleksi yang meliputi tes kesehatan, samapta, ideologi Pancasila, dan parade.
“Iya, sekarang tahapan kesehatan yang pertama, baru samapta, lalu ideologi Pancasila dan parade. Itu dilaksanakan berturut-turut mulai hari ini sampai lusa,” tambahnya.
Dari ratusan peserta tersebut, nantinya hanya sekitar 75 orang yang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka Bone tahun 2026.
“Sekitar 75 orang yang akan lolos,” katanya.
Terkait proses karantina, Andi Gunadil menjelaskan peserta yang masih mengikuti tahapan seleksi belum menjalani karantina.
“Belum dikarantina, masih tes kesehatan. Nanti setelah itu baru sekitar 70-an orang yang dikarantina,” ungkapnya.
Ia menyebutkan peserta berasal dari berbagai sekolah dan tersebar merata dari seluruh SMA di Kabupaten Bone.
“Merata, seluruh SMA ada perwakilannya,” ujarnya.
Andi Gunadil berpesan agar seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan baik.
“Supaya anak-anak bisa menjalani seleksi dengan baik, meningkatkan disiplin, memupuk jiwa korsa, dan yang terpenting semua sesuai prosedur,” tutupnya.
| Pergantian Kajati, Pegiat Antikorupsi Djusman AR: Sulsel Butuh Kinerja Kajati, bukan Retorika |
|
|---|
| Isu Pungutan Calon Jemaah Haji Rp10 Juta, Ketua FK KBIHU Bone: Bukan dari KBIH |
|
|---|
| Dari Aljazair, Bupati, Pejabat TNI-Polri, Jadikan Pascasarjana UMI Pusat Pengembangan Ilmu |
|
|---|
| Ketua Hanura Sulsel Soroti Dampak Geopolitik Global, Ajak Masyarakat Hidup Hemat |
|
|---|
| Kasihan! Sudah 4 Bulan Ratusan Petugas Kebersihan Bone Belum Terima Gaji Rp1,2 Juta/Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-14-APRIL-PASKIBRAKA-BONE.jpg)