Satu Kasus Campak Ditemukan di Bone, Diduga Impor dari Makassar
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Wahdaniar
CAMPAK- Potret Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, Selasa (14/4/2026). 29 suspect terduga di Bone, satu kasus campak impor dari Makassar
“Gejala awalnya demam, batuk, pilek, mata merah, kemudian muncul ruam merah di kulit. Biasanya mulai dari wajah lalu menyebar,” jelasnya.
Untuk penanganannya, orang tua diminta memberikan istirahat yang cukup pada anak, memenuhi kebutuhan cairan, serta memberikan obat penurun demam sesuai anjuran dokter.
Selain itu, anak yang terinfeksi juga sebaiknya diisolasi sementara guna mencegah penularan ke anak lain.
“Yang penting anak cukup istirahat, banyak minum, dan diberikan obat sesuai anjuran dokter. Sebaiknya juga diisolasi dulu agar tidak menular,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi imunisasi anak sebagai langkah pencegahan paling efektif terhadap campak.(*)
Baca Juga
| Dua Bulan Nganggur, Warga Bone Ditangkap Polisi Usai Curi Uang Rp130 Ribu Demi Beli Popok Anak |
|
|---|
| Prof Hasniati Ajukan Mundur Pildek Fisip Unhas, Tetap Ditapkan Nomor Urut 1 |
|
|---|
| Buka Diklat di PIP Makassar, Munafri Tekankan Kompetensi serta Keselamatan Nelayan/ Awak Kapal |
|
|---|
| Ternyata WNA China Coba Ajukan Paspor Indonesia, Kabur Saat Dicek Imigrasi |
|
|---|
| Kesaksian Jufri Rahman saat Jusuf Kalla Damaikan Konflik Poso-Ambon di Malino |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Kepala-Dinas-Komunikasi-dan-Informatika.jpg)