Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BBM Langka

Kuota BBM di SPBU Seluruh Bone Dikurangi, Komisi II DPRD Minta Penyaluran Diawasi

Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU merupakan dampak dari keterlambatan pasokan serta adanya pengurangan kuota BBM.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Rudi Salam
DISTRIBUSI ENERGI - Ilustrasi pengisian BBM di salah satu SPBU di Sulsel. Komisi II DPRD Bone minta distribusi BBM diawasi ketat. 

Ia menegaskan tidak ingin adanya praktik 'main mata' antara pihak SPBU dan pihak luar yang berupaya mengambil keuntungan di tengah kondisi sulit.

“Tengkulak dari luar daerah, penambang, itu yang saya tidak inginkan. Kalau ada seperti itu, harus ada tindakan tegas,” ujarnya.

Andi Alang juga mengimbau agar pihak SPBU mampu mengelola distribusi BBM dengan baik agar dapat terbagi secara merata kepada masyarakat.

Menurutnya, manajemen distribusi yang baik menjadi kunci untuk menghindari ketimpangan dan potensi penyalahgunaan.

“Tugas SPBU sekarang bagaimana memanajemen pembagian kuota supaya bisa dinikmati semua masyarakat secara maksimal,” tambahnya. 

Terkait dugaan adanya BBM yang dibawa keluar daerah, Andi Alang mengaku sejauh ini belum menemukan bukti konkret.

Ia menyebut informasi tersebut masih sebatas laporan dan keluhan masyarakat yang belum dapat dibuktikan secara hukum.

“Secara fakta hukum belum ada, masih sebatas informasi. Saya juga tidak mau berspekulasi tanpa bukti,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved