Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Kebutuhan Pokok di Bone Naik 25 hingga 66 Persen Jelang Lebaran Idul Fitri

Harga sejumlah kebutuhan pokok, utamanya jenis bumbu dapur, di Pasar Sentral Palakka

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
NARGA NAIK - Bumbu dapur yang dijajakan di Pasar Sentral Palakka, Jalan Poros Bone–Makassar, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulsel, sebagaimana terpantau, Selasa (10/3/2026). Harganya naik 25 hingga 66 persen. 

WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Harga sejumlah kebutuhan pokok, utamanya jenis bumbu dapur, di Pasar Sentral Palakka, Jalan Poros Bone–Makassar, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulsel, terpantau naik, Selasa (10/3/2026).

Angka kenaikan antara 25 persen hingga 66 persen.

Fenomena ini terjadi jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H.

Harga cabai rawit misalnya naik 60 persen dari Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.

Harga bawang merah juga naik 25 persen dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Harga telur ayam juga naik 37,5 persen dari sebelumnya dijual Rp40 ribu per rak kini menjadi Rp55 ribu per rak.

Harga kacang tanah melonjak paling tinggi, yakni 66,7 persen dari Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu per liter. 

Harga kacang hijau juga naik dari Rp35 ribu menjadi Rp55 ribu per liter atau 57 persen.

Bawang bombai, harga naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram (25 persen).

Baca juga: Harga Telur Tembus Rp58 Ribu per Rak di Pasar Terong Makassar, KPPU Sebut Gegara MBG

Di sisi lain, beberapa komoditas masih bertahan pada harga sebelumnya. 

Bawang putih tetap di harga Rp40 ribu per kilogram, cabai merah besar stabil di Rp30 ribu per kilogram, serta tomat yang masih dijual Rp10 ribu per kilogram.

Namun berbeda dengan cabai merah keriting, harganya turun dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Amri, mengaku kenaikan harga sejumlah bahan pokok sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Saat ditemui Tribun-Timur.com di lapaknya, Amri tampak mengenakan pakaian batik lengan pendek dipadukan dengan celana hitam serta songkok haji berwarna putih di kepalanya sambil melayani pembeli.

Ia mengatakan meskipun harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan, jumlah pembeli tetap ramai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved