Penganiayaan di Bone
Penganiayaan di Amali Bone, Pemuda Luka Parah Dipukul Gir Motor
Seorang pemuda di Amali, Bone, Sulsel mengalami luka menganga di kepala setelah dipukul gir motor.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Penganiayaan terjadi di Dusun Laccappa, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Bone, Sulsel, Minggu (1/3/2026) malam.
- Ramli (24) mengalami luka terbuka di bagian belakang kepala setelah dipukul menggunakan gir motor oleh pelaku bernama Ilham (24).
- Polisi telah mengantongi identitas pelaku dan masih melakukan pengejaran. Korban kini menjalani perawatan medis.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Seorang pemuda di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menjadi korban penganiayaan menggunakan gir motor Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 19.15 Wita.
Gir motor adalah bagian dari transmisi sepeda motor yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Laccappa, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.
Korban diketahui bernama Ramli (24), petani asal Dusun Lapaudeng, Desa Tassipi.
Ia mengalami luka terbuka di bagian belakang kepala setelah dipukul pelaku menggunakan senjata modifikasi berupa piringan gir motor.
Kejadian bermula saat Ramli berkumpul bersama rekannya di lokasi tersebut.
Tidak lama kemudian, pelaku bernama Ilham (24), warga Dusun Wanua, Desa Benteng Tellue, datang dan bergabung.
Pelaku lalu memanggil korban keluar dari kerumunan.
Saat itulah pelaku tiba-tiba memukul kepala korban menggunakan gir motor hingga mengenai bagian belakang kepala dan menyebabkan luka menganga.
“Korban sempat terhuyung setelah dipukul. Warga yang lihat langsung kaget karena pelaku memukul tanpa banyak bicara,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi via telepon, Senin (2/3/2026).
Akibat kejadian itu, korban mengalami pendarahan dan langsung dibawa warga untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Amali, AKP Hasanuddin, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Ia menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Setelah laporan masuk, personel Polsek Amali bersama Unit Resmob Polres Bone langsung mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.
Hingga kini, pelaku masih dalam pencarian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-2-Maret-penganiayaan.jpg)