Setelah 15 Tahun, 'Kulit' Patung Raja Bugis Arung Palakka di Watampone Bone Dibersihkan
Patung ikonik di pusat ibu kota kabupaten berpenduduk 827 ribu jiwa ini, dibangun tahun 1990.
Sebelum pengerjaan dia, bersahabat dengan seniman Bone, Yudding, atau lebih akrab dipanggil Dien Seni.
Dien Seni inilah ikut andil turut dalam proses pembuatan Patung Arung Palakka.
Dien Seni pulalah yang memperkenalkan Dicky Chandra dengan Bupati Bone, Andi Sjamsoel Alam, sekitar tahun 1990.
Sebelum proyek dibangun, Bupati Bone dan tokoh masyarakat menggelar Seminar Arung Palakka Internasional di November 1990.
Seminar ini l dihadiri oleh para Seniman dan Budayawan, baik lokal maupun internasional.
“Setelah Seminar terlaksana selama tiga hari, pada awal tahun 1991 dibangunlah landasan patung Arung Palakka oleh bapak Andi Ikhlas Siraju, ketua Gapensi Bone dan anggota DPRD Bone. Setelah selesai landasannya barulah dibangun Patung Arung Palakka,"sambungnya.
Dicky Chandra dipercaya sebagai Desainer/Arsitek. Ia membuat dasarnya dari bahan Fiberglass di Makassar secara terpotong-potong, mulai dari kaki sampai lutut, lutut sampai selangkang, pantat sampai pundak, leher sampai kepala dan tombaknya lalu diangkut dengan truk ke Bone.
Dicky Chandra dibantu tiga orang mahasiswanya, salah satunya Husain (Uceng), mahasiswa asal Jl Bajoe, Watampone.
Proses pengerjaan memakan waktu hampir 4 bulan. Selam proses pembuatan, mereka menginap di Sekretariat Sanggar Saoraja, sekitar 50 meter dari Taman Arung Palakka.(*)
| Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Tonra Bone, Dibungkus Sarung |
|
|---|
| Petani Bone Tak Berani Percepat Masa Tanam, Khawatir Hasil Panen Rusak |
|
|---|
| Warga Bone Mulai Andalkan Paylater untuk Penuhi Kebutuhan |
|
|---|
| Isak Tangis Warnai Pelepasan 62 CJH KBIHU Haji Wata Rahmat Bone ke Asrama Sudiang |
|
|---|
| Aldi Selamat Setelah 3 Jam Terombang-ambing di Teluk Bone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260203-Patung-Arung-Palakka-di-Bone.jpg)