Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Isak Tangis Warnai Pelepasan 62 CJH KBIHU Haji Wata Rahmat Bone ke Asrama Sudiang

Di tengah prosesi pelepasan, suasana haru semakin terasa ketika keluarga mulai meneriaki para jamaah sebelum menaiki bus

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
HAJI 2026- Potret pelepasan CJH KBIHU Haji Wata Rahmat di Masjid Akbar Leppangeng, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Selasa (12/5/2026). Isak tangis warnai pelepasan 62 CJH KBIHU Haji Wata Rahmat Bone ke asrama Sudiang. 

Ringkasan Berita:
  • Isak tangis keluarga pecah saat para jamaah berpamitan sebelum berangkat menuju Asrama Haji Sudiang Makassar
  • Sebanyak 62 calon jamaah haji tergabung dalam rombongan KBIHU Haji Wata Rahmat dan masuk dalam Kloter 31 Embarkasi Makassar
  • Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 jamaah dilepas langsung di Masjid Akbar Leppangeng

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Suasana haru menyelimuti pelepasan calon jamaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Haji Wata Rahmat di Masjid Akbar Leppangeng, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Selasa (12/5/2026).

Isak tangis keluarga pecah saat para jamaah berpamitan sebelum berangkat menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Sebanyak 62 calon jamaah haji tergabung dalam rombongan KBIHU Haji Wata Rahmat dan masuk dalam Kloter 31 Embarkasi Makassar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 jamaah dilepas langsung di Masjid Akbar Leppangeng.

Sementara dua jamaah lainnya berada di wilayah Kabupaten Bone karena berasal dari Kecamatan Mare dan Cina.

Di tengah prosesi pelepasan, suasana haru semakin terasa ketika keluarga mulai meneriaki para jamaah sebelum menaiki bus.

Tangisan pecah di halaman masjid.

Beberapa keluarga tampak tak kuasa menahan air mata saat melambaikan tangan ke arah bus yang perlahan bergerak menuju Makassar.

Teriakan keluarga pun terdengar mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut.

"Selamat ki," teriak keluarga jamaah

"Enggerang lisu (ingat pulang)” teriak keluarga jamaah lainnya sambil menangis dan melambaikan tangan.

Seorang keluarga jamaah asal Libureng, Rate, mengaku sedih sekaligus bahagia melepas ibunya menunaikan ibadah haji.

“Ini momen yang sangat mengharukan. Kami cuma bisa titip doa dan berharap ibu sehat sampai pulang nanti,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Dirinya mengaku sudah lama menantikan momrn tersebut. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved