Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Bone

Infrastruktur Jalan Jadi Fokus, Pemkab Bone Tetapkan 6 Program Prioritas 2026

Pemkab Bone menyiapkan enam program prioritas pada 2026 dengan fokus menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap,

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Wahdaniar
PEMKAB BONE - Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, memaparkan program prioritas Pemerintah Kabupaten Bone tahun 2026 di Watampone, Sulsel, Selasa (27/1/2026). Infrastruktur jalan diperkuat sebagai bagian dari enam program prioritas daerah. 

-Perbaikan dan pemerataan infrastruktur jalan

Ia menyebutkan, seluruh program prioritas tersebut akan dilaksanakan berbasis data dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) agar penentuan sasaran lebih tepat dan terukur.

“Kita bekerja berbasis data. Utamanya melibatkan BPS supaya jelas mana yang harus kita sasar lebih dulu,” jelasnya.

Baca juga: Target Serapan Bulog Bone 2026 Naik, Panen Raya Jadi Andalan

Andi Asman menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan akan berjalan seiring dengan penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Termasuk penyediaan sarana pendukung seperti kendaraan operasional roda dua dan roda empat, hingga penanganan persoalan sampah.

Meski sejumlah sektor berjalan secara otomatis, ia menekankan pentingnya pembentukan tim upaya khusus yang fokus menangani enam program prioritas agar pelaksanaannya maksimal dan tepat sasaran.

Selain itu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemkab Bone akan mendorong keterlibatan keluarga kurang mampu dalam pengembangan UMKM melalui tahapan pelatihan sebelum diberikan akses pasar.

“Kita libatkan masyarakat yang kurang mampu. Setelah dipastikan terlatih dan dilihat kondisi keuangannya, baru kita tawarkan ke pergudangan, baik lokal maupun luar daerah,” tuturnya.

Seorang warga Kota Watampone, Rahman, mengaku mendukung langkah pemerintah daerah yang memperkuat infrastruktur jalan hingga ke wilayah pedesaan.

“Kalau jalan di desa juga bagus seperti di kota, tentu ekonomi masyarakat bisa ikut bergerak,” ujarnya.

Pelaku UMKM di Bone, Andi, berharap program pemberdayaan UMKM dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kalau pelatihannya serius dan ada akses pasar, UMKM keluarga kurang mampu pasti bisa naik kelas,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved