Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat

Pemprov Sulsel Usul ke Presiden Prabowo Tambahan 5 Sekolah Rakyat

Pemerintah pusat mengalokasikan total Rp 2,3 Triliun pembangunan sekolah rakyat di Sulawesi Selatan.

|
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Malik Faisal
SEKOLAH RAKYAT - Kepala Dinas Sosial Sulsel Abdul Malik Faisal (kedua dari kiri helm putih) saat turun meninjau pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Sidrap. Malik berharap jumlah Sekolah Rakyat di Sulsel bisa bertambah.  

"Semua daerah mengusulkan,Kecuali Makassar belum mengusulkan," sambungnya.

Pemerintah pusat mengalokasikan total Rp 2,3 Triliun pembangunan sekolah rakyat yang terbagi dalam dua paket.

Paket satu mendapat alokasi Rp 1,2 Triliun meliputi Sidrap, Wajo, Sopeng, Tana Toraja, dan Barru.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang konstruksi.

Sementara pada paket dua ialah di Makassar (Lahan Pemprov), Takalar, Sinjai dan Bone dengan alokasi Rp 972 Miliar.

Paket 2 dimenangkan perusahaan BUMN lainnya PT Nindya Karya.

Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Iwan menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat menggunakan skema multi years contract dari tahun 2025 - 2026.

"Alhamdulillah sudah jalan semua," kata Iwan saat dihubungi pada Kamis (8/1/2026) sore.

Setiap sekolah rakyat mendapat alokasi pembangunan sekitar Rp 220 miliar hingga Rp 250 miliar.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved