Sekolah Rakyat
Konstruksi 9 Sekolah Rakyat Dikebut, Makassar Tercepat
Paket satu mendapat alokasi Rp 1,2 Triliun meliputi Sidrap, Wajo, Sopeng, Tana Toraja, dan Barru.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pembangunan 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus dikebut.
Pemerintah pusat mengalokasikan total Rp 2,3 Triliun pembangunan sekolah rakyat di Sulsel, terbagi dalam dua paket.
Paket satu mendapat alokasi Rp 1,2 Triliun meliputi Sidrap, Wajo, Sopeng, Tana Toraja, dan Barru.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang konstruksi.
Sementara pada paket dua ialah Makassar, Takalar, Sinjai dan Bone dengan alokasi Rp 972 Miliar.
Paket 2 dimenangkan perusahaan BUMN lainnya PT Nindya Karya.
"Progres paling besar itu adalah pembangunan sekolah rakyat yang ada di Makassar, jadi 40,45 persen. dan semuanya berjalan sesuai dengan kontrak,"kata Kepala Dinas Sosial Abdul Malik Faisal di Kantor Dinsos Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Rabu (8/4/2026).
Sekolah Rakyat di Makassar terletak di GOR Sudiang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Sementara progress terendah di Kabupaten Tana Toraja. Letaknya di Kelurahan Marinding, Kecamatan Mengkendek.
"Ini kemungkinan karena mendistribusi material ke sana itu agak susah. Kemudian cuaca juga di Tana Toraja ini hujan, selalu hujan. Itu membuat salah satu kendala sehingga progres pembangunan sekolah rakyat di Tana Toraja itu agak lebih rendah," jelasnya.
Sementara itu di daerah lainnya seperti di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) progresnya 31,29 persen.
Selanjutnya di Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng sudah 23,76 persen.
Sekolah Rakyat di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo progresnya 29,32 persen.
Lalu di Jl Poros Barru - Parepare, Dusun Lawallu, Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Raja, Kabupaten Barru beru 28,08 persen.
Berikutnya di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone sudah 34,09 persen.
| Target Rampung Juni 2026, KemenPU Kebut Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat 9 Daerah Sulsel |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Mata Warga Wajo: Kalau Bisa Ada Pelajaran Bahasa Inggris, Arab dan Mandarin |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Bone Sulsel Jalan Bertahap, Sudah Terima 93 Siswa |
|
|---|
| Pembangunan Sekolah Rakyat Barru Digenjot, Siap Tampung 1.000 Siswa Miskin |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Senilai Rp245 Miliar Mulai Dibangun di Sinjai, Dilengkapi Asrama dan 36 Ruang Kelas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SEKOLAH-RAKYAT-Kepala-Dinas-Sosial-Sulsel-Abdul-Malik-Faisal-ql.jpg)