Bus Trans Bakal Layani Rute Baru Bone ke Sinjai dan Wajo, Tarifnya Tidak Disubsidi
Menyadari tingginya lalu lintas antar-daerah, Pemkab Bone kini membuka dua jalur bus baru, menghubungkan Bone dengan Wajo dan Sinjai.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Edi Sumardi
WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Minimnya transportasi umum di Kabupaten Bone mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone untuk mengambil langkah strategis.
Menyadari tingginya lalu lintas antar-daerah, Pemkab Bone kini membuka dua jalur bus baru, menghubungkan Bone dengan Wajo dan Sinjai.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bone, Andi Arman Boby, menjelaskan bahwa dua jalur bus Trans Sulsel ini merupakan yang pertama kali beroperasi di Bone.
"Bus Trans Sulsel itu jalurnya Bone-Sinjai dan Bone-Wajo. Selama ini belum pernah ada, baru ini. Kita di Bone dapat dua," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (29/8/2025).
Andi Arman Boby menambahkan, pihak Dishub Bone sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi terkait rencana ini.
Nantinya, bus-bus tersebut akan ditempatkan di Bone dan beroperasi pulang-pergi setiap hari.
Meskipun titik pemberhentiannya masih dalam pembahasan, Dishub Bone sudah memiliki rencana awal. Bus menuju Sinjai kemungkinan akan ditempatkan di sekitar Tugu Pahlawan, Jalan Gatot Subroto.
Baca juga: Mogok Sebelum 24 Jam, 4 dari 27 Armada Bus Trans Sulsel Rusak
Sementara itu, bus yang melayani rute ke Wajo akan ditempatkan di dekat Bandara Arung Palakka di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone.
Penempatan ini sejalan dengan rencana perluasan bandara tahun ini, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak penumpang dari Wajo.
"Penempatan di sekitar bandara ini dipertimbangkan karena akan ada rencana perluasan bandara tahun ini. Ini juga akan menggaet masyarakat dari Wajo untuk menggunakan pesawat di Bandara Arung Palakka Bone," katanya menerangkan.
Setiap bus diperkirakan mampu menampung 30-40 penumpang, dengan jarak tempuh sekitar 140 km per hari untuk rute pulang-pergi.
Andi Arman Boby juga menegaskan bahwa layanan bus ini bersifat nonsubsidi, sehingga seluruh biaya ditanggung oleh penumpang.
Untuk tarifnya sendiri, ia mengaku akan dibicarakan bersama pihak provinsi.
Disambut Baik
Rencana ini disambut baik oleh masyarakat.
Profil AKP Nurhayati Kapolsek Perempuan Satu-satunya di Bone, Doktor Lulusan UMI |
![]() |
---|
Syekh Ahmad Saleh Zaqiatuddin |
![]() |
---|
Profil Irwan Suaib Kembali Pimpin ESI Sinjai, Target Medali Porprov 2026 |
![]() |
---|
169 RT dan 45 RW di Wajo 'Menjerit', Insentif Menunggak Dua Bulan |
![]() |
---|
Kisah Pasangan Tunawicara Beda Negara Nikah di Wajo, Panai Rp160 Juta dan Mahar Gelang Emas 15 Gram |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.