Pengusaha Sulsel Minta Menkeu Purbaya Turunkan Bunga Bank dan Pajak
Pengusaha Sulsel berharap Menteri Keuangan Purbaya turunkan pajak dan bunga bank agar usaha kecil bisa berkembang.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia berharap Menteri Keuangan Purbaya memberi kemudahan melalui penurunan pajak dan suku bunga perbankan.
Kedua faktor ini dinilai sebagai kunci utama menggerakkan kembali roda ekonomi.
“Kita berharap bank-bank pemerintah berperan sebagai mediator antara pengusaha dan pemerintah sebagai pemilik modal. Jangan sampai bunga bank justru menjadi beban utama,” jelas Satriya.
Sebelumnya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berpotensi turun pada 2026.
Menteri Keuangan Purbaya membuka peluang menurunkan tarif PPN yang saat ini sebesar 11 persen.
Namun, Purbaya belum memastikan kebijakan tersebut. Ia masih menunggu kondisi perekonomian dan realisasi penerimaan negara pada akhir 2025.
Saatnya Properti Bangkit
Kebijakan pemerintah menahan suku bunga di level rendah memberi angin segar bagi dunia properti.
Suku bunga acuan atau BI Rate tetap di 4,75 persen pada Oktober 2025.
Pengembang menilai situasi ini menjadi momentum terbaik bagi masyarakat untuk membeli rumah.
“Bagi kami developer, ini sangat terasa sekali. Salah satu faktor keberhasilan itu kan circumstances, dan sekarang ini situasinya sangat mendukung karena suku bunga sedang rendah,” kata General Manager PT Patiarase Putra Property, Aswan Saleh, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (28/10/2025).
Menurut Aswan, masyarakat kini semakin teredukasi mengenai pentingnya momentum membeli properti di akhir tahun, terutama saat bunga kredit rendah.
“Konsumen sudah paham bahwa akhir tahun ini waktu yang tepat untuk membeli rumah. Suku bunga sekarang bahkan serendah sepanjang sejarah, jadi mereka lebih berani mengambil keputusan,” jelasnya. (*)
#EkonomiSulsel #KadinSulsel #MenkeuPurbaya #PropertiBangkit #SukuBunga #PPN2026 #TribunTimur
Mau saya bantu buat versi cetak, infografis, atau teaser media sosial juga?
| Pelemahan Rupiah Picu Kekhawatiran Pelaku Usaha di Sulsel |
|
|---|
| 2 Kali DJP Ditegur Menkeu Purbaya, Gegara Polemik Tax Amnesti dan Pajak Jalan Tol |
|
|---|
| Demo Lagi! Warga Mula Baru, Tamalalang, Bontoa, Akasia, Alamanda Bersatu Tolak PSEL di Tamalanrea |
|
|---|
| Makassar Masih Kota Konsumtif |
|
|---|
| Perusahaan Udang di Sulsel PHK 19 Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-10-28-satriya.jpg)