BI Sulsel
BI Sulsel: Pasar Ekspor Jangan Hanya Andalkan Tiongkok
BI Sulsel mendorong pembukaan pasar ekspor baru dan peningkatan produktivitas pertanian untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan menilai perekonomian Sulsel tumbuh stabil pada 2025, dalam rentang 4,8 hingga 5,6 persen.
Namun, sejumlah tantangan perlu segera diatasi agar pertumbuhan tetap terjaga.
Tantangan tersebut dipaparkan BI Sulsel dalam Bincang Bareng Media di Backyard Cafe, Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (26/8/2025).
Hadir Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda, Deputi Kepala Perwakilan Ricky Satria, dan Wahyu Purnama.
Tantangan pertama berasal dari sektor ekspor, khususnya nikel.
Rizki mengatakan produksi smelter nikel menurun, ditambah isu ketenagakerjaan.
“Industri pengolahan terbatas di area produk setengah jadi (ferro nickel), dibutuhkan ekosistem baterai EV,” kata Rizki.
Baca juga: BI Pangkas Suku Bunga, Pengamat Ekonomi Ungkap Plus Minusnya
Sektor pertanian juga menghadapi rendahnya produktivitas akibat turunnya indeks pertanaman dampak El Nino.
Di sektor perkebunan, produksi kakao menurun hingga impor lebih besar dari ekspor.
Hilirisasi sektor perikanan juga minim karena sebagian besar rumput laut diekspor dalam bentuk kering.
Menjawab tantangan tersebut, BI Sulsel merekomendasikan sejumlah langkah.
Pemerintah daerah diminta berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk membuka pasar ekspor baru di luar Tiongkok.
Potensi pasar ekspor antara lain India, Uni Eropa, dan negara ASEAN.
“Ini untuk mengurangi risiko ketergantungan tunggal (Tiongkok) melalui kemitraan dagang strategis dengan produsen global untuk kontrak pasokan jangka panjang,” jelas Rizki.
Pemerintah juga perlu mengundang industri EV melalui insentif fiskal bagi industri baterai kendaraan listrik.
| Tips Membedakan Uang Asli dan Palsu, Simak Penjelasan BI Sulsel |
|
|---|
| BI Sulsel Harap Panen Raya Bone Mampu Tekan Inflasi |
|
|---|
| Rizki Ernadi Wimanda Dikukuhkan Jadi Kepala BI Sulsel Diiringi Petuah Bugis dan Falsafah Diving |
|
|---|
| Marak Uang Kembalian Pakai Permen, BI Sulsel: Konsumen Bisa Menolak |
|
|---|
| BI Sulsel Latih 300 Pelaku Usaha Untuk Dapat Sertifikasi Halal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-08-27-bi.jpg)