Buruh Segel Kantor DPRD Bantaeng, Imbas Gagalnya RDP dengan PT Huadi
RDP itu dijadwalkan pukul 10.00 Wita namun tidak quorum alias anggota dewan yang hadir tidak mencapai 20+1 orang dari total 40.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Saldy Irawan
Pihaknya juga akan mendirikan posko pendudukan di DPRD Bantaeng sampai tuntutan dipenuhi.
"Agar hak-hak buruh tak lagi dipermainkan kami juga akan kembali menggalang kekuatan dengan OKP yang pernah turun aksi 8 September lalu," tutur Junaedi.
Anggota DPRD Bantaeng dari Fraksi Demokrat yang hadir, Herlina Aris menegaskan dukungan kepada buruh.
"Kami sedari awal selalu memberikan dukungan penuh," ujar Herlina.
Disisi lain, Ketua DPRD Bantaeng H Budi Santoso angkat bicara atas ketidakhadirannya.
"Saya lagi berobat," ungkap Budi melalui pesan Whatsapp.
Sementara itu, Direktur PT Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP) Lily Dewi Candinegara yang dikonfirmasi belum memberikan respon terkait ketidakhadiran pihak Huadi dalam RDP Kantor DPRD.
Perlu diketahui, HBIP adalah pengelola kawasan industri atau payung besar dari Huadi Nickel Alloy Indonesia (HNAI).
Meski begitu, keduanya adalah bagian dari induk perusahaan Huadi Group.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama
| Ikuti Latihan Militer di Magelang, Cicu Asah Disiplin dan Integritas Selaku Ketua DPRD Sulsel |
|
|---|
| Ketua DPRD Palopo dan Luwu Ikuti KPPD Lemhanas di Magelang, Wajib MCU dan Bawa PDL Komcad |
|
|---|
| Ketua DPRD Takalar ke Akmil Magelang Ikuti KPPD Lemhannas, Biaya Awal Ditanggung Sendiri |
|
|---|
| Baru 2 dari 10 Ruas Dikerjakan, Sultan Tajang Desak Percepatan Proyek Multiyears |
|
|---|
| Masa Kejayaan Golkar Sulsel Mulai Pudar? Hasrullah: Kekalahan 2024 Jadi Alarm Bahaya Menuju 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Massa-Serikat-Buruh-Pertambangan-dan-Industri-2025.jpg)