Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tau Manusia Bugis

Buku 'Tau, Manusia Bugis': Cara Mengobati dan Menghindari Doti (Black Magic)

Secara garis besar orang Bugis membagi jenis sakit itu dalam dua kategori. Pertama, penyakit panas yang disebut lasa atau doko pella.

Editor: Edi Sumardi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi sihir. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Secara garis besar orang Bugis membagi jenis sakit itu dalam dua kategori.

Pertama, penyakit panas yang disebut lasa atau doko pella.

Kedua, sakit dingin dan dikenal sebagai lasa cekkek.

Baca tulisan sebelumnya: Buku 'Tau, Manusia Bugis': Jenis Penyakit dan Penyebab Sakit (Lasa atau Doko) Orang Bugis

Lasa pella mencakup seluruh jenis penyakit yang dipandang mempunyai muatan panas, kendati pun unsur panas tersebut hanya mengendap dalam diri seseorang.

Sebaliknya lasa cekkek mencakup seluruh jenis penyakit yang dianggap mempunyai kandungan dingin, baik unsur dingin tersebut dapat terasa melalui rabaan di permukaan kulit maupun hanya terselubung dan mengendap dalam diri seseorang penderita.

Sesuai dengan pengelompokkan penyakit menurut kategori panas dan dingin tersebut, pengetahuan orang Bugis yang bertalian  dengan  sistem  pengobatan  tradisional pun terbagi ke dalam dua kelompok dasar.

Pertama, pengobatan terhadap gejala panas, disebut urang pella; dan kedua pengobatan yang bertalian dengan gejala dingin, disebut urang cekkek.

Konsep ini, seperti dalam kenyataannya telah mendorong pula tumbuhnya aneka ragam cara dan praktek pengobatan, baik melalui sistem ramuan maupun mantera-mantera disamping adanya jenis upaya lainnya seperti upacara tolabala, meditasi, penggunaan sistem penangkal dan azimat. 

Upaya pengobatan tersebut biasanya dilakukan oleh tokoh setempat yang dikenal sebagai sanro (medicine man).

Ada tiga jenis penyakit utama menurut konsep orang Bugis, masing-masing disebut: lasa watakala (gangguan kesehatan pada organismus fisik) lasa paragi-agi (gangguan fisik maupun psikhis akibat praktek magic) serta lasa tosunra (gangguan makhluk halus).

Lasa watakkale atau penyakit badan merupakan salah satu jenis penyakit yang secara harfiah diartikan penyakit fisik, namun secara konsepsional dapat diartikan sebagai suatu gangguan kesehatan pada sosok tubuh manusia, akibat terjadinya ketidak seimbangan organismus fisik.

Kondisi tubuh seperti ini biasanya timbul, karena adanya organ-organ tubuh yang tidak berfungsi secara wajar atau karena adanya gangguan unsur-unsur alam, seperti suhu udara peredaran musim dan lain sebagainya.

Lasa paragi-agi. Penyakit ini dipandang sebagai penyakit buatan manusia dengan memanfaatkan kekuatan gaib maupun makhluk-makhluk halus yang diserap melalui praktek magis.

Penyakit jenis ini terbagi-bagi pula menjadi beberapa golongan menurut jenisnya, antara lain: doti, pecca, dan lasa paddisengeng.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved