Bisnis Nyaris Ambruk? PKPU Bisa Jadi Extra Time Penyelamatan Usaha
Muhammad Rinaldy Bima menggarisbawahi perlunya literasi hukum bisnis di kawasan timur Indonesia
“Kadang yang dibutuhkan sebuah bisnis untuk bangkit bukanlah cahaya terang yang menyilaukan, melainkan lilin kecil yang menuntun di tengah gelapnya krisis. PKPU dan mekanisme kepailitan adalah lilin itu, membuka jalan, memberi arah, dan mengubah langkah kecil menjadi awal dari perjalanan besar menuju pemulihan,” ujarnya.
Martin menekankan bahwa jika dikelola dengan bijak, PKPU dapat menjadi ruang negosiasi, restrukturisasi, dan perdamaian yang menjaga nilai perusahaan, hubungan dagang, serta kepercayaan pasar.
Ia juga menyinggung sejarah Makassar sebagai simpul perdagangan sejak masa lampau.
“Kota ini tumbuh karena keberanian para pedagang mengambil peluang, menghadapi risiko, dan mencari jalan keluar dari setiap tantangan. Semangat inilah yang relevan dengan topik kita hari ini,” tambahnya.
Seminar ini dihadiri berbagai tokoh hukum, akademisi, praktisi, serta alumni FH UMI, dan menjadi forum untuk membahas strategi hukum bisnis di tengah gejolak ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha di kawasan timur Indonesia.
| Aryaduta Makassar Luncurkan Tjakap Djiwa, Awali Program Sapta Rasa |
|
|---|
| Pelayat Membludak di Rumah Duka Tautoto Tanaranggina, Suasana Haru Selimuti Kediaman |
|
|---|
| Gaungkan Hidup Sehat, 700 Peserta Meriahkan RSWS Run 5 Km di Makassar |
|
|---|
| 'Tolong Pak Prabowo, Selamatkan Anak Saya' Tangis Ibu Asal Gowa saat Anak Disandera Perompak Somalia |
|
|---|
| Terungkap! Sosok Pria Rambut Cepak saat Ricuh di Kampus UMI, Tunjukkan Kartu Identitas ke Brimob |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20280813-Seminar-Nasional-UMI-Makassar.jpg)