Nelayan Tenggelam
Sukardi Tewas di Pantai Appabatu Selayar, Diduga Terpeleset saat Jaring Ikan
Nelayan asal Dusun Parak Selatan ditemukan meninggal dini hari saat menjaring ikan. Korban diduga terpeleset dan jatuh di bibir pantai.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Pengakuan keluarga, korban ada riwayat hipertensi dan sering mimisan.
Diduga mengalami serangan stroke atau terjatuh saat menjaring ikan.
Meski begitu, polisi tetap menyelidiki.
Pihak keluarga menolak visum dan autopsi karena meyakini korban meninggal akibat kecelakaan saat melaut.
Jenazah korban akan dimakamkan siang ini di Pemakaman Umum Parak Utara.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menyampaikan belasungkawa .
Ia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
“Kami turut berduka cita. Kami imbau masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan, tidak memaksakan diri saat cuaca buruk, dan sebisa mungkin tidak berangkat seorang diri,” ujarnya.
Ia menegaskan keselamatan jiwa adalah hal utama dalam setiap aktivitas, termasuk saat mencari ikan.
Polres Kepulauan Selayar juga akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk pencegahan dini. (*)
| BREAKING NEWS: Terseret Arus Deras Nelayan di Makassar Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Video: Proses Evakuasi Jasad Nelayan Tenggelam di Suppa Pinrang |
|
|---|
| Hilang 3 Hari Lalu, Nelayan Rumput Laut Ditemukan Tewas Mengambang di Perairan Karabballo Pinrang |
|
|---|
| Jasad Nelayan Tenggelam di Perairan Bajoe Bone Ditemukan Setelah 2 Hari Hilang di Laut |
|
|---|
| Video: Nelayan Tenggelam di Sungai Jeneberang Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-07-28-polsek-bontomanai.jpg)