Opini
Hey, Pajak Parkirta Bos!
Pajak penjualan, pajak pembelian, pajak penghasilan, dan pajak-pajak lainnya semua ada aturannya.
Editor:
Sudirman
Hanya sekali-sekali ke luar, maklum sudah lansia. Begitu pula mobil tuanya jarang digunakan. Untung kalau sekali dalam sepekan dikendarai.
Lalu dengan kenyataan ini, apakah ia harus menanggung beban pajak parkir yang begitu besar? Keterlaluan!
Pengelola jangan mau kejar target. Kalau selama ini ditengarai banyaknya parkir liar dan turunnya preman jalanan, ini yang justru harus ‘dibasmi’.
Jangan dibebankan kepada masyarakat. Benahi dengan hati dan pikiran yang jernih. Jangan menyusahkan lagi masyarakat yang sudah payah dengan kehidupannya. Sadarjaki bos?
Berita Terkait: #Opini
| Menolak Korupsi Senyap: Mengapa Mengembalikan Pilkada ke DPRD Adalah Kemunduran |
|
|---|
| Makna Filosofis Sejarah Pohon Sawo Ditanam Presiden Soekarno Awal Tahun 1965 di Badiklat Kejaksaan |
|
|---|
| Manajemen Talenta: Harapan Baru Birokrasi Sulsel? |
|
|---|
| Fantasi Kerugian 1 Triliun Dalam Kasus Kuota Haji |
|
|---|
| Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal: Pelajaran dari Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-78.jpg)