Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sampah di Maros Naik 10 Ton Per Hari Usai Idul Adha

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros mencatat peningkatan signifikan volume sampah setelah Iduladha 1446 Hijriah.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Edi Sumardi
DOK TRIBUN TIMUR/NURUL HIDAYAH
SAMPAH MAROS - Petugas kebersihan dan mobil pengangkut sampah di Pasar Batangase, Maros, Sulsel, beberapa waktu lalu. Dalam tiga hari terakhir, jumlah sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontorampa mencapai 80 ton per hari. 

TURIKALE, TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros mencatat peningkatan signifikan volume sampah setelah Iduladha 1446 Hijriah.

Dalam tiga hari terakhir, jumlah sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontorampa mencapai 80 ton per hari.

Angka ini naik dibanding hari normal yang rata-rata hanya 70 ton.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Maros, Andi Irfan Paharuddin, mengatakan lonjakan volume sampah sudah menjadi tren tahunan pascakurban.

“Peningkatan ini didominasi sisa-sisa pemotongan hewan kurban dan aktivitas rumah tangga warga,” katanya, Selasa (10/6/2025).

Baca juga: Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Patontongan Maros, DLH Sebut Belum Ada Armada

Wilayah dengan sampah terbanyak berada di kawasan perkotaan, khususnya Kecamatan Turikale.

Jenis sampah yang mendominasi adalah sampah organik.

Baca juga: 5 Truk dan 12 Bentor Masih Kurang, DLH Maros Tambah Armada Tahun Ini

Untuk mengatasi lonjakan, DLH telah mengerahkan seluruh armada.

“Sebanyak 15 unit mobil pengangkut sampah dan tiga unit motor roda tiga kami turunkan untuk mempercepat pengangkutan,” jelasnya mengatakan.

Pemkab Maros juga berencana menambah armada tahun ini, termasuk dua kontainer khusus untuk mengangkut limbah domestik dari RSUD Camba.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved